Foto Sekdakab Bintan Adi Prihantara saat rapat dengan Pjs Bupati Bintan Buralimar beberapa waktu lalu. Foto IST

BINTAN,SIJORITODAY.com – Bagi kalian yang bekerja di pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bintan sebagai tenaga honorer, sebaiknya harus netral dalam kampanye pilkada serentak tahun ini. Sebab, bila terbukti tidak netral dan memihak kesalah satu paslon, Pemkab sudah menyiapkan sanksi.

Bahkan, tenaga honorer bisa terancam kehilangan pekerjaannya jika terbukti melanggar maklumat yang sudah dikeluarkan Pemkab Bintan.

Sekdakab Bintan Adi Prihantara menyampaikan, baik PNS maupun tenaga honorer dengan kontrak kerja harus tetap netral selama pelaksanaan kampanye pilkada serentak.

Hal ini dikarenakan dalam ketentuan ASN, tak hanya PNS, tenaga honorer dengan kontrak kerja juga terikat ruang geraknya selama kampanye pilkada.

“Ketentuan khusus netralitas sama dengan ASN,” ungkap Adi, Kamis (1/10).

Disinggung mengenai sanksi, Adi mengatakan, sanksi tererat bila tenaga honorer tidak netral ialah pemutusan kontrak kerja. “Ya,” tegasnya singkat.

Untuk diketahui, sebelum pelaksanaan pilkada bahkan setelah pelaksanaan kampanye dimulai, sudah banyak PNS yang tidak netral dan diproses oleh jajaran Bawaslu Bintan. (Btn)

Editor : Akok

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here