BATAM,SIJORITODAY.com – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menemukan sejumlah permasalahan pada laporan hasil pemeriksaan belanja daerah tahun 2020 untuk dua kabupaten, yakni Lingga dan Anambas.

“Pemeriksaan laporan hasil pemeriksaan belanja daerah ini bertujuan untuk memberikan kesimpulan apakah belanja daerah tahun anggaran 2020 pada Pemerintah Daerah telah sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan,” kata Kepala BPK Perwakilan Provinsi Kepri Masmudi, Senin (28/12/2020).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, secara umum BPK menemukan permasalahan antara lain terdapat kekurangan volume pekerjaan pada pengadaan barang dan jasa.

“Kami juga menemukan ada pertanggungjawaban belanja yang tidak sesuai dengan dengan kondisi yang sebenarnya,” ungkap Masmudi.

Masmudi menyampaikan berdasarkan Pasal 20 UU Nomor 15 Tahun 2004 tentang pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara mengamanatkan bahwa pejabat Pemkab Lingga dan Anambas wajib menindaklanjuti rekomendasi hasil pemeriksaan BPK.

“Pejabat wajib memberikan jawaban dan penjelasan kepada BPK tentang tindak lanjut atas rekomendasi pemeriksaan selambat-lambatnya 60 hari setelah laporan hasil pemeriksaan diterima,” katanya menegaskan.

Lebih lanjut, Masmudi mengatakan laporan hasil pemeriksaan tersebut sudah diserahkan kepada Kabupaten Lingga dan Kabupaten Anambas melalui video confrence.

(Mn)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here