KARIMUN, SIJORITODAY.COM – Terkuak, pelaku pembakaran Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Center di Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, pada 16 Desember 2020 lalu.
Kapolres Karimun AKBP Muhammad Adenan mengatakan, pelaku pembakaran ATM tersebut merupakan karyawan bank pada bagian teknisi berinisial DH usai melakukan pembobolan sebanyak Rp 810 juta.
“Perbuatan pelaku ini sudah direncanakan tiga hari sebelumnya. Dia mengetahui seluk-beluk di ATM tersebut, dia juga sering melakukan Restocking Uang Tunai di mesin itu,” kata, Rabu (30/12/2020).
Adenan menjelaskan, tujuan pelaku menyiramkan bensin ke tiga ATM tersebut guna menghindari kecurigaan. Namun, saat melakukan pembakaran, pelaku terkena sambaran api yang mengakibatkan luka bakar serius pada bagian wajah dan badan.
Modus yang digunakan pelaku memotong kabel CCTV serta meletakkan sebuah linggis dan besi dilokasi yang dirancang seolah-olah kejadian tersebut akibat dari upaya pembobolan yang dilakukan oleh pelaku pencurian.
“Yang membuat kami curiga postur badan pelaku saat memotong CCTV mirip, ditambah lagi pelaku ini mengalami luka bakar. Ini yang mendasari kecurigaan kami dan terus kita kembangkan,” jelasnya.
Adenan mengatakan, uang hadil membobol mesin ATM itu, digunakan pelaku untuk bermain saham berbasis aplikasi Binomo.
“Uang itu untuk main saham virtual Binomo, total Rp 810 juta itu dihabiskan di sana. Dia kita tangkap satu minggu setelah kejadian,” tambahnya. (Riandi)








































