Patroli melihat kepatuhan warga terhadap pengetatan PPKM skala mikro diwilayah Kijang Kecamatan Bintan Timur, belum lama ini. Foto IST

BINTAN,SIJORITODAY.com – Kasus Covid-19 di Bintan terus meningkat, data per 10 Juli 2021 total kasus positif di Bintan mencapai 3.459 kasus dan menempatkan Bintan berada dalam zona merah bersama Kota Tanjungpinang dan Batam.

Bintan sendiri sudah hampir sebulan bertahan di zona merah, setiap hari penambahan kasusnya rata-rata dikisaran 50 s.d 60 kasus/hari.

Menyikapi kondisi saat ini, upaya pengetatan pelaksanaan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro mulai diterapkan. Untuk menekan laju penyebaran Covid-19.

Sejumlah daerah diberlakukan penyekatan seperti di Bintan Utara dan Bintan Timur. Upaya tersebut untuk membatasi masyarakat agar tetap berada di rumah dalam upaya bersama memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Kapolsek Bintan Timur AKP Ulil Rahim meminta agar masyarakat tetap dirumah guna mendukung upaya satgas Covid-19 dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bintan.

“Alhamdulillah, pengetatan PPKM di hari kedua kemarin, kepatuhan dan kesadaran masyarakat sudah semakin baik,” ujarnya.

Meski begitu, pada jam malam satgas Covid-19 juga masih melakukan penyekatan disejumlah titik untuk membatasi mobilitas warga. Ia pun berharap kepada seluruh warga untuk tetap mematuhi pemberlakukan pengetatan PPKM skala mikro ini.

“Karena ini untuk kebaikan kita bersama. Dari rumah untuk Indonesia,” ungkapnya.

Sementara itu, untuk terus menekan laju penyebaran Covid-19 program vaksinasi massal terus dilakukan. Sebanyak 67.927 jiwa atau sekitar 59,80 persen sudah divaksin dari target sasaran sebanyak 113.598 jiwa.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bintan dr Gama Af Isnaeni menyebutkan vaksinasi massal juga menyasar kalangan pelajar usia 12 s.d 17 tahun dengan target 18.016 anak sementara yang sudah divaksin sebanyak 2.307 anak atau 12 ,81 persen dari target sasaran.

Kepada yang sudah divaksin, Gama menghimbau agar tetap mematuhi protokol kesehatan dengan disiplin memakai masker. Ia menyarankan agar masker yang digunakan saat ini dua lapis kombinasi masker medis dan masker kain. Tak hanya itu, masker digunakan dengan benar yakni menutup mulut serta bagian hidung.

Jarak aman yang disarankan yakni 2 meter, Gama mengajak, warga tetap memperhatikan jarak ketika berinteraksi. Hanya ini guna meminimalisir penyebaran Covid-19. “Sebaiknya memang dirumah saja dan selalu cuci tangan sebelum dan sesudah beraktifitas. Pola hidup sehat sangat dianjurkan,” sarannya. (Btn)

Editor : Redaksi

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here