Anggota DPRD Kepri, Hanafi Ekra usai mengikuti dialog interaktif di RRI Tanjungpinang, Selasa (12/1/2022). F : Helen

TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com Ketidaktersediaan transportasi masih menjadi kendala siswa SMA di Pulau Numbing untuk mengikuti tahun ajaran 2022.

Diketahui siswa SMA di pulau itu harus menunggu berjam-jam di dermaga untuk menumpang kapal nelayan dan tak jarang pula mereka harus terlambat ke sekolah.

Tidak menutup kemungkinan jika kondisi ini terus terjadi siswa di pesisir Pulau Bintan dapat terancam putus sekolah.

Anggota DPRD Kepulauan Riau, Hanafi Ekra mengatakan, permasalahan transportasi siswa ini sudah diajukan sejak lama ke Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Namun, hingga kini masih belum ada realisasinya.

“Menurut saya ini harus diselesaikan secara cepat jangan sampai anak-anak sekolah jadi korban. Banyak masyarakat bahkan kepala sekolah menelepon untuk menyelesaikan permasalah ini,” katanya di RRI Tanjungpinang, Selasa (11/01/2022) pagi.

Ia pun meminta agar Pemerintah Kabupaten Bintan berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau untuk memfasilitasi transportasi laut bagi siswa SMA di Pulau Numbing.

“Seharusnya ada kompromi antara pemerintah kabupaten dan provinsi mereka sebenarnya sudah ada transparansi laut yang dimiliki kabupaten. Akhir akhir ini pelajar SMA itu tidak diberi tumpangan karena milik kabupaten,” imbuhnya.

Politisi PKS itu berharap agar pengadaan transportasi bagi siswa Pulau Numbing menjadi prioritas di Musrenbang Kepri tahun 2022. Apalagi, transportasi bagi siswa SMA sederajat merupakan tanggung jawab provinsi.

“Lewat laporan reses sudah saya sampaikan ke pemerintah provinsi bahkan media sosial. Mudah-mudahan di Musrenbang di tahun 2022 ini masuk kita harapkan jangan sampai terabaikan lagi untuk transportasi laut,” harapnya.

(Helen)
Editor: Nuel

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here