Usulan Banyak, Realisasi Sesuai Kemampuan Anggaran

NATUNA,SIJORITODAY.com – Pemerintah daerah (Pemda) mulai menerima usulan berbagai lini dari masyarakat melalui Musrenbangcam.

Setelah sebelumnya tingkat desa, kemudian di lanjutkan tingkat kecamatan. Setelah itu, di gabungkan tingkat kota dan provinsi bahkan nasional.

Seperti pagi ini, Senin (7/2) Pemkab Natuna melaksanakan Musrebang tingkat kecamatan.

Kali ini Pemkab Natuna Melaksanakan di Kecamatan Bunguran Utara yang di laksanakan di aulanya. Secara bergantian juga di kecamatan lainnya.

Kegiatan tersebut di hadiri Bupati Natuna Wan Siswandi di dampingi Kepala OPD dan jajarannya. Hadiri juga Anggota DPRD Natuna dari Fraksi PDIP, Ibrahim, Kepala Desa dan tokoh masyarakat Kec. Bunguran Utara.

Camat Bunguran Utara , Mardi Hendika menjelaskan, usulan perencanaan pembangunan di delapan desa sudah melalui pembahasan bersama.

Sebelumnya, pihaknya sudah menerima usulan dari Ketua RT dan RW di bahas di tingkat desa.

Dari usulan warga, rata-rata mengenai fasilitas umum dan kebutuhan dasar. Mulai dari bidang kesehatan, pendidikan, sosial ekonomi serta pembangunan jalan, penerangan jalan dan lainnya.

“Kesejahteraan yang ideal apabila kebutuhan dasar masyarakat dalam berbagai bidang melalui prasarana pembangunan dapat terpenuhi, serta menjadi tanggung jawab bersama dan pembangunan haruslah menjadi proses partisipasi berkelanjutan” tuturnya.

Dirinya berharap, pembangunan di Kecamatan Bunguran Utara bisa lebih baik. Serta membangun SDM mandiri.

Ia juga menuturkan, banyak zona ditetapkan sebagai Hutan Pembebasan Konpeksi (HPK) atau zona merah telah terimbas di kebun-kebun masyarakat.

“Mohon kiranya penjelasan dan pertimbangan Pak Bupati agar masyarakat dapat pencerahan dan bisa memahami,” pinta Mardi pula.

Bupati Natuna menjelaskan, tahun 2022 ini anggaran yang dikelola atau ditetapkan di Kecamatan Bunguran Utara senilai Rp48 miliar (APBN) untuk jalan penghubung Kelarik-Teluk Buton.

Selain itu, bersumber dari APBD Provinsi Kepri untuk Kecamatan Bunguran Utara dan Kecamatan Batubi senilai Rp97 miliar.

“Sedangkan dari APBD Murni Natuna, Kecamatan Bunguran Utara menerima anggaran Rp4 miliar, digunakan untuk tambahan pembiayaan jalan penghubung Batubi Kelarik,” jelasnya.

Bupati Natuna, Wan Siswandi menuturkan, Musrenbang itu mekanisme yg telah di atur dalam undang-undang, mulai dari tingkat desa sampai tingkat kecamatan dan daerah.

Ia menjelaskan, semua kecamatan membutuhkan pembangunan namun tidak semua yang
di usulkan dapat dipenuhi, karena terkait ketersediaan anggaran.

Untuk diketahui, APBD Natuna Tahun ini senilai Rp1,40 triliun.

Di tegaskannya, dana tersebut mestilah dipergunakan dengan sebaik baiknya. Begitu juga dengan anggaran desa.

“Bicara keinginan memang banyak, namun bicara kebutuhan juga harus bisa di penuhi,” kata Wan Siswandi. (daeng)

Editor : Desi

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here