BATAM, SIJORITODAY.com- Walikota Batam Muhammad Rudi, menutup ajang kejuaraan Taekwondo se-Kepri. Diselenggarakan Pengurus Kota Taekwondo Indonesia (Pengkot TI) kota Batam, Minggu (6/3).
Rudi di dampingi Ketua KONI Kota Batam, Ketua Pemkot TI Kepri, Ketua Pemkot TI kota Batam ditengah ratusan para atlet dalam kejuaraan itu.
“Kita baru saja menyelesaikan kejuaraan Taekwondo yang diselenggarakan pada tingkat Kepri ini, tentu saya sangat mengapresiasi terhadap Pak Eko beserta seluruh panitia yang menyelenggarakan lomba Taekwondo, kegiatan seperti ini akan terus kita dorong,” papar Rudi kepada awakmedia di lokasi.
Seperti berita sebelumnya, lomba tersebut diikuti 335 atlet Taekwondo dari kategori atlet Kyorugi dan Pomssae.
Rudi melanjutkan, pihaknya akan selalu mendukung seluruh cabang olahraga dalam naungan KONI Batam. Upaya memperoleh prestasi hingga pada tingkat Nasional.
“Kita selaku pemerintah telah membantu memberikan dana ke Pencab melalui KONI. Nantinya KONI mengatur segala kegiatan olahraga kota Batam. Sehingga PON demi PON bisa kita raih karena pelatihnya telah Sempurna,” papar Rudi.
Disamping itu, Ketua Pengkot TI kota Batam, Eko Wahyu menjelaskan kegiatan berlangsung lancar. Tanpa ada hambatan berarti. Pihaknya juga melakukan penerapan maksimal agar tidak muncul klaster Covid-19 dalam Kejuaraan.
“Kita ada tiga lapangan yang disediakan untuk pertandingan. Selain itu kita juga menerapkan seluruh peserta agar menunjukkan surat antigen dan surat kesehatan sebelum bertanding,” tutur Eko.
Pihaknya berharap agar seni bela diri terkhusus Taekwondo menjadi alternatif utama bagi kalangan pelajar. Terlebih melahirkan atlet-atlet yang dapat berprestasi.
“Semoga kejuaraan Taekwondo tingkat Batam juga Kepri ini dilirik masyarakat. Khususnya kalangan anak-anak maupun sekolah. Manfaatnya banyak, sebab yang namanya olahraga kita semuanya sehat, jasmani sehat rohani. Selain meraih prestasi dan kemampuan di bidang tersebut,” paparnya. (Bora)
Editor : Liza







































