LINGGA, SIJORITODAY.com – Bupati Lingga Nizar menargetkan rombongan khafilah Lingga bisa meraih tiga besar pada MTQ tingkat Provinsi Kepri.
Tentu ada saingan berat, namun diyakini bisa melihat kemampuan anak-anak Lingga.
Hal ini disampaikan di sela-sela pembukaan MTQ tingkat Lingga, Minggu (20/3).
Pembukaan kali ini dilaksanakan Staf Ahli Bidang Kesra dan ESDM Kepri Mahadi Rahman mewakili Gubernur Kepri Ansar Ahmad.
Ditandai dengan pemukulan beduk secara serentak.
Pelaksanaan MTQ ini sebagai sarana mencari bibit hafizh-hafizah dan qari-qariah dengan bakat-bakat terbaik. Dengan target, bisa meraih posisi tiga besar di Kepulauan Riau.
“InsyaAllah, minimal tiga besar, karena ada beberapa cabang yang tidak bisa diikutsertakan di provinsi. Berdasarkan pengalaman-pengalaman keikutsertaan sebelumnya, Batam dan Karimun adalah saingan berat pada MTQ provinsi,” kata mantan Ketua LPTQ Kabupaten Lingga ini.
Lebih kurang 394 kafilah dari 13 Kecamatan yang ada akan menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Harapannya bisa mewakili Kabupaten Lingga di MTQ tingkat Provinsi Kepulauan Riau yang bakal berlangsung di Kabupaten Anambas.
Tidak hanya kegiatan siar agama, pada pelaksanaan MTQ ini turut diwarnai dengan hadirnya stand-stand UMKM dari tiap-tiap kecamatan.
Bupati Lingga, Muhammad Nizar mengatakan terlaksananya kegiatan MTQ ke IX tahun 2022 ini berkat kerja sama semua pihak.
Tidak terkecuali kecamatan-kecamatan yang telah menonjolkan rasa kebersamaan dan semangat dalam menyukseskan perhelatan.
Meski diketahui, belakang ini kasus Covid-19 meningkat, sehingga banyak dari kecamatan yang mengalami kendala terkait biaya akomodasi.
Meski demikian, tidak menyurut semangat untuk berpartisipasi demi suksesnya kegiatan keagamaan di tahun ini.
Tahun 2020, MTQ ke VIII yang berlangsung di Kecamatan Senayang sempat berjalan baik, sebelum Covid-19 masuk ke Kabupaten Lingga.
Tahun 2021, pelaksanaan MTQ ke IX tingkat kabupaten yang berlangsung di Kecamatan Lingga hanya berjalan sederhana karena tingginya pasien terpapar Corona.
“Terima kasih kepada semua pihak yang terlibat. Kegiatan ini sudah dimulai sejak beberapa hari lalu, dengan beberapa agenda yang telah terlaksana dan sampai pada pembukaan malam ini. Mudah-mudahan berjalan lancar hingga selesai kegiatan,” kata Nizar dalam pidatonya.
Dengan singkatnya waktu pelaksanaan yakni mulai 19-26 Maret mendatang, Nizar berharap dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya.
Baik bagi peserta maupun masyarakat Kabupaten Lingga, terkhusus di sekitar Kecamatan Singkep Pesisir.
Rohnya dari kegiatan ini melahirkan generasi-generasi qurani yang hafizh hafizah. Serta qari dan qariah serta masyarakat yang cinta Alquran.
“Dari UMKM dan kegiatan keagamaan dengan lomba-lomba yang ada, mohon dihadiri. Kita mendengar saja, sudah dapat pahala. Apalagi mengikuti kegiatan sampai selesai, InsyaAllah berkah tempat kita,” papar dia.
MTQ sendiri merupakan kegiatan keagamaan yang dijadikan sarana menumbuhkan kecintaan generasi muda dengan Alquran.
Dapat menjadi motivasi generasi muda untuk terus mengamal dan memahami kandungan Alquran agar dapat di implementasikan dalam kehidupan sehari-hari sebagai sarana kehidupan beragama.
Staf Ahli Bidang Kesra dan ESDM Kepri Mahadi Rahman, mengapresiasi kiprah kafilah-kafilah Kabupaten Lingga dalam kontribusi membangun nama baik Kepri dibidang Alquran.
Meski lahir dari pulau-pulau, namun qari-qariah Kabupaten Lingga bisa menyumbang nilai untuk provinsi.
Salah satunya pada pelaksanaan STQH nasional tahun lalu. Dia berharap, pembinaan dan seleksi dibidang Al-Qur’an terus digiat di Kabupaten Lingga.
“Meski berada dipesisi, Lingga bisa melahirkan qari nasional dan internasional. Ini harus terus dilakukan pembinaan dan seleksi lagi. Saya yakin banyak anak-anak memiliki bakat itu,” kata dia. (Rudi)
Editor : Liza













































