LINGGA, SIJORITODAY.com – Wakil Bupati Lingga Neko Wesha Pawelloy meminta masyarakat bisa menjaga solidaritas dan persaudaraan.
Hal ini disampaikan usai melaksanakan Salat Idul Adha 1443 H di Lapangan Merdeka Dabosingkep, Sabtu (9/7) yang dimulai Pukul 8.00 pagi.
Ikut serta beberapa keluarga dan masyarakat anggota Muhammadiyah yang ada di Kabupaten Lingga.
Meskipun melaksanakan Salat Idul Adha lebih awal dari ketentuan pemerintah, namun Neko berpesan kepada masyarakat untuk tetap menjaga soliditas dan persatuan.
Jangan sampai perbedaan waktu maupun lainnya menjadi pemicu perpecahan dan konflik.
“Hari ini kami lebih dulu Salat Idul Adha, tapi hari rayanya kita rayakan besok sama-sama dengan masyarakat lainnya. Malam nanti kita takbiran sama-sama, yang besok Salat Idul Adha mari kita ramaikan sama-sama, dan yang hari ini sudah salat, sama-sama besok kita tunggu saudara kita bersilaturahmi,” ujarnya.
Menurut Neko perbedaan dalam penentuan hari raya Idul Adha bukan baru tahun ini terjadi, namun beberapa kali pada tahun-tahun lalu.
Hal ini dinilainya tidak membuat umat Islam khususnya Muhammadiyah dan NU atau jamaah Ormas Islam lainnya menjadi terpecah belah di Kabupaten Lingga.
“Kita tetap bersatu dan saling menghargai antarsesama umat Islam, soal perbedaan waktu hanya soal teknik dalam penentuan hari, dan ini saya alami dari kecil,” ujarnya.
Neko Wesha Pawelloy juga berpesan kepada masyarakat Kabupaten Lingga untuk menjadikan momentum Hari Raya Idul Adha sebagai salah satu pedoman meniru Nabi Ibrahim Alaihissalam.
Memiliki makna yang begitu berkesan dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam kehidupan bermasyarakat dan semangat dalam membangun Kabupaten Lingga dan Kepulauan Riau yang lebih baik lagi dengan pengorbanan untuk kebermanfaatan.
“Kite jadikan semangat berkurban di Hari Raya Idul Adha ini, sebagai semangat mementum pengorbanan kita dalam menjaga ukhuwah persatuan mewujudkan Kabupaten Lingga yang gemilang. Dengan mengorbankan harta, tenaga dan fikiran kita untuk kesejahteraan umat,” ujarnya.
Penulis: Rudi
Editor: Liza












































