Tambang Pasir Ilegal
Kasat Reskrim Polres Bintan AKP Marganda Pandapotan bersama Kapolsek Gunung Kijang Iptu Sugiono dan anggotanya melakukan razia disalah satu titik lokasi yang diduga menjadi aktifitas tambang pasir ilegal dikawasan Galang Batang, Kecamatan Gunung Kijang, Rabu (6/7) siang sekitar pukul 13.00 WIB. Foto Humas Polres Bintan

BINTAN,SIJORITODAY.com – – Satreskrim Polres Bintan bersama Polsek Gunung Kijang melakukan razia kesejumlah lokasi yang di duga menjadi aktifitas tambang pasir ilegal di kawasan Galang Batang, Kecamatan Gunung Kijang, Rabu (7/6) siang pukul 13.00 WIB.

Razia dilakukan setelah ramainya pemberitaan di sejumlah media massa soal tambang pasir ilegal di kawasan tersebut. Namun sayang, operasi Korps Bhayangkara itu tak membuahkan hasil.

Para penambang ilegal itu seakan hilang di telan bumi saat polisi mendatangi lokasi. Padahal, kedatangan polisi hanya telat beberapa saat saja. Dari pantauan media ini, aktifitas pertambangan ilegal itu masih terpantau beroperasi pada pukul 10.54 WIB, kemarin.

Dari penyelidikan kepolisian, yang di tinggal para pelaku tambang hanya pipa serta peralatan lainnya. Sementara mesin penyedot pasir dan para pelaku sudah menghilang.

“Di lokasi Kampung Galang Batang tidak ada lagi aktifitas penambangan pasir Ilegal yang di temukan hanya bekas penambangan dan peralatan yang di tinggal oleh penambang seperti pipa dan peralatan lain. Sedangkan mesin tidak ada kami temukan,” ungkap Kasat Reskrim Polres Bintan AKP Marganda Pandapotan, Kamis (9/6).

Dalam waktu dekat Polres Bintan akan bekerjasama dengan instansi terkait untuk melakukan pemeriksaan secara bersama-sama dan berkesinambungan. Hal ini dilakukan agar tidak ada celah bagi pelaku tambang ilegal beroperasi kembali.

Marganda mengimbau kepada masyarakat untuk menghentikan segala aktivitas pertambangan pasir yang tidak memiliki izin. “Jika ingin melakukan penambangan agar mengurus perizinan sehingga di dapatkan legalitas yang sah dari instansi yang berwenang,” imbuhnya.

Di beritakan sebelumnya, penambangan pasir darat ilegal kembali berulah lagi. Aktifitas ilegal itu terpantau di beberapa titik lokasi di daerah Galang Batang, Kecamatan Gunung Kijang, Rabu (7/6).

Truk-truk pengangkut pasir terpantau mengantri muatan di lokasi tambang yang berada persis di pinggir jalan menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang.

Sementara para pekerja terlihat berusaha menyedot pasir dari dasar kubangan kolam menggunakan rakit-rakit kayu dengan mesin-mesin penyedot.

Menurut warga sekitar, Anto menyampaikan, jika aktifitas ilegal itu sudah beroperasi sejak beberapa hari lalu. Lebih lanjut Ia menyampaikan, aktifitas tambang pasir itu sempat di tutup kepolisian. “Tapi 3 hari ini beroperasi lagi,” kata dia di daerah Kawal. (oxy)

 

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here