Ilustrasi pelanggaran Pemilu. F:Sijoritoday.com/Superleni

PEKANBARU,SIJORITODAY.com – Caleg DPRD Kota Pekanbaru dari PKB, Indriani meminta Bawaslu menindaklanjuti laporan saksi untuk bersikap objektif dalam menangani dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan antara lain oleh PPK pada rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara di Kecamatan Kulim.

Laporan dugaan pelanggaran Pemilu ini telah dilaporkan oleh seorang warga yang juga merupakan saksi PKB pada rapat pleno rekapitulasi suara ditingkat kecamatan yang diduga banyak terjadi pelanggaran dalam penyelenggaraannya.

Dugaan pelanggaran kode etik ini telah dilaporkan Bawaslu Pekanbaru dengan bukti penyampai laporan nomor 001/LP/PL/Kota/04.01/II/2024 tanggal 27 Februari 2024, dan ditindaklanjuti oleh Bawaslu dengan pemanggilan pelapor dan saksi pelapor pada Jumat (8/3/2024).

Indriani mengatakan, pada saat melapor dan pemeriksaan pelapor maupun saksi di Bawaslu hendaknya bersikap objektif, terima saja keterangan yang disampaikan oleh mereka. Ciptakan kondisi kondusif dan jangan sampai pelapor dan saksi merasa terintimidasi.

“Bawaslu dalam menerima laporan dan pemeriksaan pelapor dan saksi, hendaknya bersikap objektif dalam menerima keterangan dari mereka dengan menciptakan kondisi yang kondusif,” ujar Indriani, Rabu (14/3/2024).

Ia juga meminta Bawaslu untuk meneruskan hasil pemeriksaan sesuai ketentuan peraturan yang ada.

“Kami meminta Bawaslu untuk dapat menindak lanjuti dan meneruskan laporan sesuai peraturan yang ada,” pintanya.

Penulis: Superleni
Editor: Nuel

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here