
BINTAN,SIJORITODAY.com – – Gubernur Kepri Ansar Ahmad meresmikan operasional gedung baru di Rumah Sakit Jiwa, Ketergantungan Obat ( RSJKO) Engku Daud, Busung Kecamatan Seri Koala Lobam, Jum’at (13/2) pagi.
Sebanyak 7 gedung baru lengkap dengan sarana dan prasarana untuk menunjang pelayanan kesehatan jiwa kini sudah bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad memaparkan bahwa pembangunan 7 gedung baru di RSJKO Engku Haji Daud menghabiskan anggaran sebesar Rp 54 miliar yang bersumber dari bantuan pemerintah pusat.
“Harapan kita ya rumah sakit kita terus naik kelas dari sisi kualifikasi pelayanan yang baik. Jadi masyarakat tidak perlu lagi pergi berobat jauh-jauh ke Jakarta, kemana lagi. Karena di daerah sudah tersedia,” ungkap Ansar.
Pemerintah Provinsi Kepri kata Ansar, akan membantu menyediakan operasionalnya dan mendorong agar SDM di bidang kesehatan di Kepri terus berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan.
“Target kita ke depan makanya melalui dana pinjaman kita tahun ini sekitar RP 170 miliar untuk pembangunan dukungan fisik termasuklah gedung poli di Rumah Sakit Ahmad Tabib,” timpalnya.
Tak hanya itu, mantan Bupati Bintan dua period itu juga berencana merasionalisasi SDM di layanan kesehatan khususnya P3K. Hal ini dilakukan agar layanan kesehatan tidak penuh dengan pegawai P3K.
Sementara itu, Direktur RSJKO Engku Haji Daud, Asep Guntur Supari menambahkah, dengan peresmian operasional 7 gedung baru di RSJKO lengkap dengan peralatan dan sarana penunjang lainnya, kini RSJKO bisa melayani pasien dengan gangguan jiwa sebanyak 220 pasien.
“Jadi pelayanan yang diberikan tidak sebatas mengobati, kita juga akan memberikan pembekalan kepada pasien setelah dinyatakan pulih sebelum kembali kepada masyarakat,” terangnya.
Asep mengatakan, untuk menunjang layanan tersebut RSJKO memiliki 4 dokter spesialis yang dibantu dengan spesialis yang sudah ada di RSJKO Engku Haji Daud untuk mengoptimalkan pelayanan tersebut.
Sebagai informasi, gedung yang diresmikan pada tahap dua ini meliputi, IGD untuk kesehatan jiwa, kantor layanan serta beberapa gedung untuk keperluan rawat inap. (oxy)














































