Tinjau Pasar KUD Roboh
Anggota DPR RI Cen Sui Lain disambut Walikota Tanjungpinang Hj Rahma dan anggota DPRD Tanjungpinang Reni dan unsur lainnya di Pelabuhan SBP Tanjungpinang

TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Anggota Perwakilan Rakyat (DPR) RI Cen Sui Lan berkunjung ke Tanjungpinang, Minggu (6/3). Meninjau bangunan pasar KUD Tanjungpinang yang roboh, Sabtu (5/3) pagi kemarin.

Kedatangannya di sambut Wali Kota Tanjungpinang Hj Rahma, Anggota DPRD Tanjungpinang Reni, Kepala Basarnas Tanjungpinang, Slamet Riyadi dan Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Kepri, Albert.

Kondisi lantai bangunan KUD kini sudah roboh secara menyeluruh. Tidak bisa digunakan.

Cen mengaku prihatin atas kejadian tersebut. Serta berupaya melakukan komunikasi ke kementerian terkait agar pembangunan kembali pasar tersebut di segerakan.

“Saya sudah telpon menteri dan wakil menteri terkait. Saya sampaikan pasarnya sudah roboh perlu di bantu segera,” ujarnya saat berbincang di lokasi.

Ia menuturkan, kejadian ini tentu musibah. Serta meminta Walikota Tanjungpinang Hj Rahma mencarikan solusi sementara.

Untuk diketahui, sekitar ratusan pedagang harus di relokasi pasca robohnya bangunan tersebut.

Sebelumnya, Kadis PUPR Tanjungpinang Zulhidayat berdasarkan kajian teknis menyarankan bangunan tersebut tidak di gunakan. Pasca roboh pertama kemarin.

“Hitungan teknis bangunan tersebut tidak dapat digunakan lagi. Disebabkan pondasi bangunannya sudah turun,” tuturnya.

Terkait pembangunan kembali, ia menuturkan memerlukan biaya senilai Rp15 miliaran.

Pihaknya pun sudah menyediakan DED di ajukan ke pusat. Ini dasar Cen Sui Lan mengusulkan ke kementerian terkait.

Walikota Tanjungpinang Rahma mengajak serta Cen Sui Lan rapat bersama membahas solusi jangka pendek pasca robohnya pasar tersebut.

Pertemuan dilakukan di Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Senggarang.

Pilihan pertama, merelokasi para pedagang dari KUD Tanjungpinang. Rencananya ada beberapa lokasi dan kini penjajakan komunikasi kepada pemilik.

“Kami imbau pedagang pindah sementara. Jika nanti sudah di bangun tentu bisa kembali berjualan di kawasan itu,” paparnya.

Ia menuturkan, bagi pedagang yang tak ingin pindah tentu perlu penjelasan kembali. Pihaknya pun perlu menggandeng pihak kepolisian melakukan sosialisasi.

“Pedagang harapannya bisa di ajak bekerjasama. Mengingat ini juga terkait nyawa,” tuturnya.

Reni menuturkan, sudah menerima keluhan dari beberapa pedagang. Mereka berharap bisa segera di relokasi di tempat yang tepat.

Mengingat, kegiatan berjualan merupakan mata pencarian mereka sehari-hari.

“Saya sudah diskusi dengan beberapa pedagang, sebagian mau pindah ke Rimba Jaya maupun lokasi lainnya. Sekarang menunggu komunikasi kepala daerah. Harapannya segera agar para pedagang bisa segera berjualan kembali,” tuturnya.

Slamet Riyadi menuturkan, timnya sudah turun membantu pengunjung yang menjadi korban. Maupun kendaraan yang ikut ambruk bersama pelataran Pasar KUD.

“Kami dapat kabar langsung turun, tentu bersama tim gabungan lainnya membantu para korban,” ucapnya. (prb)

Editor : Liza

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here