BINTAN, SOJORITODAY.com – – Seorang pemancing di perairan Teluk Bakau, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan sudah selama 3 hari menghilang. Hingga hari Minggu petang (24/7) Tim SAR Tanjungpinang yang melakukan pencarian, masih belum berhasil menemukan jasad korban.

Pemancing yang hilang diketahui bernama Zulfikri alias Lapok (50th), warga kilometer 20 Kijang. Sejak hari Jum’ at lalu (22/7) Zulfikri tidak diketahui keberadaannya. Perahu yang digunakannya untuk merawai, ditemukan warga di sekitar perairan Teluk Bakau.

Warga sekitar yang sedang melintas di sekitar perairan Teluk Bakau melaporkan penemuan sebuah perahu kosong pada Kepala Desa setempat. Kemudian bersama-sama warga dan seorang anggota keluarga, langsung menuju ke lokasi penemuan perahu.

Dari dalam perahu ditemukan sejumlah barang berupa, sebuah tas ransel berisi sejumlah pakaian, telepon seluler serta sebilah senjata tajam. Selain itu ditemukan juga celana panjang serta jaket yang tersangkut di kail rawai.

Menurut Kepala Desa Teluk Bakau Ramlan, dugaan sementara Zulfikri terjatuh dari perahu akibat tersangkut kail rawai, kemudian jatuh ke laut, terseret dan tenggelam.

“Sudah 3 hari dilakukan pencarian oleh tim SAR dari Tanjungpinang, namun hingga kini masih belum mendapatkan hasil, tuturnya.

Sementara itu, Sumarni istri Zulfikri mengungkapkan, pada hari Rabu (20/7) dirinya masih menerima telepon dari Zulfikri yang mengatakan baru saja membuang rawai. Pihak keluarga masih berharap jenazah Zulfikri dapat diketemukan.

“Kalo bisa ditemukan ya, ditemukan. Kita semua keluarga berusaha, mudah-mudahan cepat ditemukan, ujarnya.
Anehnya menurut informasi warga Teluk Bakau, lokasi tempat Zulfikri menebar rawai bukan wilayah penangkapan ikan. Wilayah tersebut merupakan jalur kapal-kapal dan perahu nelayan keluar masuk.

Tim Search and Rescue (SAR) Tanjungpinang sejak hari Jum’at telah melakukan pencarian. Namun hingga hari Minggu petang (24/7),  Tim SAR belum juga berhasil menemukan jasad Zulfikri.

Pencarian sempat terhalang cuaca buruk, hujan cukup deras malanda wilayah Teluk Bakau sejak page hari, menyebabkan tim SAR penghentikan pencarian untuk sementara.

Penulis : ambok akok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here