TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – – Minim nya Pengawasan terhadap Pendidikan membuat beberapa orang tua murid mengeluh, karena setiap pembiayaan terhadap anaknya sekolah membuat orang tua harus mencari uang yang lebih demi pendidikan anaknya.

Masyarakat mengeluh dan mempertanyakan kemana anggaran Pendidikan yang dibebankan ke APBD sekitar 20 persen, namun Lembaran Kerja Siswa (LKS) masih tetap saja harus dibayar oleh beberapa orang tua murid SD 008 Melayu Kota Piring Tanjungpinang Timur , Minggu (21/08)

Berdasarkan penuturan Ilal Lia di Medsos menjelaskan bahwa hampir seluruh sekolah dasar membebankan kepada murid terkait biaya LKS tersebut.

“Kayaknya hampir sekolah dasar, bahkan anak tidak beli LKS tak belajar ,dengan alasan tidak ada LKS,” sebutnya saat mengomentari Link pemberitaan sebelumnya di sebuah akun Facebook.

Padahal, berdasarkan Permendikbud nomor 8 tahun 2016 tentang buku yang digunakan Satuan Pendidikan bahwa Lembar Kerja Siswa (LKS) tidak diperbolehkan lagi digunakan dan juga sesuai Peraturan Menteri Pendidikan Nasional nomor 2 tahun 2008, setiap sekolah dilarang memperjual belikan buku paket maupun Lembar Kerja Siswa (LKS) kepada setiap muridnya.

Larangan ini ditujukan kepada seluruh sekolah SD, SMP ,SMA maupun SMK yang ada diseluruh Indonesia.

Namun , berdasarkan informasi yang diperoleh masih saja ada beberapa sekolah yang berada di kota Tanjungpinang melakukan praktik jual beli buku LKS.

Diketahui, buku LKS tidak perlu lagi diadakan untuk peserta anak didik SD, SMP, SMA maupun SMK, sebab sudah ada buku paket yang dibagikan secara gratis dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk para anak pelajar, artinya kebutuhan seluruh siswa sudah disediakan oleh Pemerintah.

Hal ini tentu menjadi perbincangan para orang tua murid mengapa LKS masih diberlakukan dan diperjual belikan di Tanjungpinang, sehingga timbul pelesetan minimnya pengawasan terhadap dunia pendidikan di wilayah kota Tanjungpinang.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pendidikan kota Tanjungpinang Dadang terkesan Bungkam terhadap permasalahan ini, sebab, saat dikonfirmasi melalui telpon tidak menjawab,begitu juga dilayangkan sebuah SMS singkat pada Sabtu (20/08) kemaren sampai berita ini di terbitkan belum juga memberikan jawaban.

 

Penulis : Akok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here