Foto : ist

NATUNA, SIJORITODAY.com– -Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus berkomitmen dalam mengembangkan sentra Kelautan dan Perikanan (KP) di wilayah pinggiran dan perbatasan Indonesia, salah satunya di Natuna.

Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti menegaskan bahwa di Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-71 ini, pihaknya akan memulai langkah dalam mempercepat pembangunan  sektor KP di 15 pulau kecil dan terluar Indonesia, yaitu Tahuna, Simeulue, Natuna, Mentawai, Nunukan, Morotai, Biak Numfor, Talaud, Rote Ndao, Moa, Saumlaki, Tual, Sarmi, Timika, dan Merauke.

“Kita semua tahu bahwa pulau terluar di Indonesia merupakan aset bangsa yang sangat berharga sebagai wilayah terdepan NKRI. Untuk itu, KKP terus berupaya mempercepat pembangunan pulau-pulau kecil dan kawasan perbatasan Indonesia. Saya berada di Natuna, untuk memulai langkah dalam mempercepat pembangunan kelautan dan perikanan di wilayah ini,” ujar Menteri Susi.

Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dan pemberdayaan masyarakat di sektor KP menjadi salah satu prioritas KKP di Natuna. Untuk itu, dalam upaya meningkatkan kapasitas SDM di Natuna, KKP menyelenggarakan Program Sekolah Lapang.

Program ini dilaksanakan oleh Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Negeri Pontianak, Kalimantan Barat yang merupakan salah satu satuan pendidikan KKP. Selain di Natuna, SUPM Pontianak juga menyelenggarakan Sekolah Lapang di Nunukan, Kalimantan Utara.
“Pada tahun ini, Program Sekolah Lapang diberikan bagi 25 peserta di sembilan Desa Mitra di Natuna, yaitu Desa/Kelurahan Bandarsyah (9 orang), Ranai (1 orang), Batu Ampar (7 orang), Cemaga Tengah (2 orang), Pengadah (1 orang), Kelanga (1 orang), Sepempang (1 orang), Cemaga (1 orang), dan Cemaga Selatan (2 orang),” ujar Kepala Badan Pengembangan SDM dan Pemberdayaan Masyarakat Kelautan dan Perikanan (BPSDMP KP) KKP Rifky Effendi Hardijanto di Natuna.

Bagi setiap Program Sekolah Lapang tersebut, KKP menyiapkan dana Rp65 juta. Selain Program Sekolah Lapang, KKP juga menyiapkan kegiatan pelatihan budidaya rumput laut bagi 150 orang senilai Rp363,75 juta; pelatihan pengolahan rumput laut bagi 150 orang senilai Rp386,25 juta; serta percontohan penyuluh dan pemberdayaan masyarakat kelautan dan perikanan senilai Rp102 juta.

Total dana yang dialokasikan bagi pengembangan SDM dan pemberdayaan masyarakat kelautan dan perikanan di Natuna tahun ini mencapai Rp902 juta.

Penulis : red

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here