TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – – Terbongkar, jual beli skripsi menghantui dunia pendidikan di Perguruan Tinggi Kota Tanjungpinang. Praktek itu diduga melibatkan mantan seorang Dosen salah satunya adalah Suci Gayatri Mendrofa.

Salah satu Netizen, dalam akun facebook yang bernama Siti Aulia Desverawati memberikan tanggapan atas kasus joki skripsi seperti yang dikutip dalam akun kementarnya mengatakan fenomena joki skripsi sebenarnya terjadi, akibat kombinasi antara kultur pendidikan di indenesia, yang menekankan pada nilai akhir.

“Mental Mahasiswa yang menginginkan nilai akhir yang bagus, namun melalui cara instan, lemahnya pengawasan dari pihak Kampus, ditambah lagi biaya pendidikan yang sangat mahal, ditengah kondisi ekonomi negara yang sulit.”Ungkapnya seperti yang dikutip diakun Facebook.

Lebih lanjut dalam komentarnya,ditambahkan, tidak adanya peraturan tegas untuk menghukum para joki skripsi, dinegara ini atau sanksi hanya dikenakan kepada pengguna.

“Jangankan sanksi hukum, sanksi sosialpun nyaris tidak ada, karna masyarakat terlalu permisif dengan fenomena ini. Pada akhirnya para ‘penguasa’ jasa pembuat skripsi itu harus bisa diakui berotak encer, karna melihat semua itu sebagai sebuah peluang usaha yang menguntungkan. Jadi lupakanlah siapa yang salah dalam masalah ini, karena sampai saat ini pun tidak ada yang mampu menjawab ayam atau telur yang lebih dulu muncul,”katanya saat di kutip di akun Facebook.

Sementara netizen Silvia oktaviani yang juga dikutip dalam akun komentar facebook mengatakan, tergantung. “Apakah Joki itu mengerjakan skripsinya atau hanya sekedar  konsultan aja ?, atau memang buat  skripsi mahasiswa itu benar-benar, dibuatkan ?. Kalau dibuatkan, sama saja kejahatan akademis itu,”Ungkapnya seperti yang dikutip diakun komentarnya.

Masih dalam komentar yang sama dari Netizen Thiga Dhua, dalam akun Facebook juga memberikan komentar berbeda. ” Gak Kuliah, kalau gak sanggup buat skripsi. Justru skripsi itulah yang menunjukan, anda berkompoten atau terlebih lulusan sarjana,”Ungkap Thiga Dhua diakun komennya.

Sementara, Suci Gayatri Mendrofa yang disinyalir sebagai pelaku Joki Skripsi yang juga merupakan mantan dosen di salah satu Perguruan Tinggi tidak mau berkomentar banyak.

“Saya sudah menyerahkan permasalahan ini. jadi saya tidak di izinkan memberikan statement apapun,”Ungkapnya melalu Pesan singkatnya.

 

Penulis: Eb

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here