TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – – Yunus (42) menjadi bulan-bulanan dua orang bernama Romi dan Rudi. Dua orang tersebut menganiaya Yunus hingga kondisi korban hingga saat ini, masih terbaring di Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Dr. Midiyato S untuk mendapatkan perawatan medis, Kamis (20/10/2016).

Yunus dilarikan ke Rumah sakit angkatan laut, ketika berada di ruang Satreskrim Polres Tanjungpinang, pada senin malam (17/10) sekira pukul 21.00 WIB.

Niatnya yunus hendak memberikan keterangan kepada penyidik, namun karna luka memar, dan sobek dibagian kepalanya, Yunus tiba-tiba mual dan muntah-muntah, dan tak bisa duduk.

“Udah telpon ambulanca aja,”ungkap salah satu keluarga yunus di Satreskrim Polres Tanjungpinang.

Hingga selasa malam, Yunus masih menjalani perawatan intensiv di Rumkital. Ketua Forkanus Kepri, yang merupakan adek korban menceritakan, kasus tersebut Berawal masalah pinjaman sejumlah uang, yang diberikan oleh Yunus kepada Sikma sebanyak 15 juta.

Saat itu tiba-tiba istri Yunus mengalami ‎sakit dan harus dibawa di opname di Rumkital.

“Namanya istri di opname secara tiba-tiba, tentu membutuhkan persiapan, makannya abang saya harus segera mendapatkan uang kepada Sikma itu,”Ungkap Ade Firman Boli.

Lanjut ade firman Boli, Yunus menagih uang kepada Sikma yang kebetulan rumahnya bertetangga di Jalan Harmoko Km 7 perumahan Griya Permata Indah blok C nomor 2. Saat itu Yunus datang seorang diri. Namun Sikma enggan menemui dan sempat melihatnya dari jendela sekitar pukul10.00 WIB(17/10).

“Marah dan langsung ngerusak motor Beat milik Sikma yang saat itu terparkir di depan rumahnya,” ungkapnya lagi.

Sekitar pukul 17.00 WIB, Yunus kembali menyambangi rumah Sikma‎. Saat itu Yunus pun di dampingi ketua RT setempat. Begitu sampai depan rumahnya, yunus disambut dengan besi dan parang.

“Lalu langsung dihantamkan ke bagian kepala. Jatuh dan masih terus dihajar di injak-injak oleh Rudi dan romi,” ungkapnya.

Korban lalu terkapar tak sadarkan diri dengan kondisi penuh luka di bagian kepala dan langsung dirawat di RSAL. Keluarga korban lalu melaporkan kejadian tersebut ke Polres Tanjungpinang.

Meski masih harus menjalani perawatan, Yunus terlihat mendatangi Satreskrim Polres pada kamis (20/10), sore guna memberikan keterangan.

Bahkan berdasarkan pantauan, hingga pukul 19.00 WIB, yunus masih memberikan keterangan kepada penyidik untuk pertamakali, pasca menjalani rawat inap di RSAL.

Surya adek yunus berharap proses hukum terhadap adeknya, berjalan profesional, dan berharap pelaku. Pengroyokan segera ditangkap.

“Abang saya masih harus menjalani perawatan, dalam waktu dekat akan dibawa ke Malaysia, mengingat luka memar dikepala bagian kepala bagian belakang memar,”tutupnya

 

 

Penulis :Eb

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here