TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – – Anggota Komisi II DPRD Kota Tanjungpinang batal menggelar audiensi dengan Kapolres Tanjungpinang, terkait keberadaan lembaga yang mengiming-iming pelunasan hutang rakyat, yakni UN-SWISSINDO, Rabu (16/11/2016).

Hal tersebut disampaikan oleh Pepy Candara, anggota Komisi II. Menurutnya informasi pembatalan audiensi tersebut, dikarnakan ada kesibukan dari Bapak Kapolres.

“Kapolres masih dibatam, persiapan kedatangan Kapolri di Tanjungpinang.Jadi agenda audiensi hari ini, di undur. Nanti akan kita samapaikan kembali, kapan waktu pastinya,”Ungkap Ketua Partai Demokrat ini.

Pembatalan tersebut tambahnya, berdasarkan informasi yang disampaikan oleh Staf Sekretariat Dewan.

“Kita di informasikan oleh staff Sekwan, bahwa Kapolres belum ada ditempat, masih fokus persiapan pemberian gelar kepada Kapolri. Itu informasi dari polres yang saya terima dari Staf Sekwan,”tambahnya.

Pepy menegaskan Bahwa Persoalan tersebut harus segera disikapi, meski rencana audiensi ini batal, bukan berarti gak jadi.

“Apakah nanti minggu depan, nanti kita shere ke kawan-kawan media,”Ungkapnya.

Pepy Menghimbau kepada seluruh Masyarakat Kota Tanjungpinang, agar tidak terjebak, mengingat pihaknya telah mendapatkan surat dari Bank Indonesia (BI) maupun Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Dihimbahu kepada masyarakat, agar waspada. Mari kita gunakan akal sehat, berpikir cerdas, terhadap iming-iming, yang sulit untuk diterima dalam akal sehat manusia.”Pesannya.

 

Penulis :Eb

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here