TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – – Rumah Tahanan (Rutan) Klas I Tanjungpinang saat ini dalam proses pengajuan lahan untuk pembangunan gedung baru ke Pemerintah Kota Tanjungpinang.

Hal ini dibenarkan oleh Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul, S.Spd kepada beberapa awak media usai memperingati pelaksanaan Isra’ Mi’raj di lapangan Rutan Kelas I Tanjungpinang, Rabu (26/4).

“Pihak Rutan sudah mengirim permohonan penyediaan lahan ke Pemko Tanjungpinang untuk membangun Gedung Rutan,” katanya.

Saat ini kata Syahrul, Pemko Tanjungpinang lagi mengusahakan lahan minimal 1 Hektare yang nantinya akan dihibahkan ke Rutan.

“Untuk lokasinya saat ini masih dalam peninjauan, kalau sudah dapat, langsung kita laksanakan penghibahannya. Tahun 2017 kita targetkan. Tetapi, untuk pembangunannya kita serahkan ke pihak Rutan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Rutan Klas I Tanjungpinang, Ronny Widiyatmoko mengatakan, karena ruangan rutan serta lahan yang belum cukup luas, pihaknya memohon penyedian lahan sekitar 4 Hektar di Senggarang untuk pembangunan Rutan pada 2016 lalu kepada Pemerintah kota Tanjungpinang.

Kepala Rutan Klas I Tanjungpinang, Rony. Foto: Akok

“Nantinya rutan tersebut akan dibuat lengkap dengan fasilitas mulai dari rumah dinas, lapangan olah raga, pesantren dan fasilitas lainnya yang dianggap perlu. Untuk pembangunannya kemungkinan akan dilakukan tahun 2018 mendatang,” ucapnya.

Over Kapasitas dan pegawai yang minim sekarang ini, kata Roni, membuat pihaknya kalang kabut dalam mengurus warga binaan yang semakin hari semakin bertambah. Untuk itu, jika Pemerintah kota Tanjungpinang merealisasikan usulan tersebut. Maka, Rutan Klas I Tanjungpinang yang sekarang ini kata Roni, akan di jadikan sebagai Museum.

“Untuk jumlah warga binaan sekarang ada 337 orang, dengan 12 ruangan. Dan sekarang sudah over Kapasitas,” ujar Roni.

Penulis: Akok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here