TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – – Anggota DPRD Tanjungpinang, Simon Awantoko menegaskan, jika terdapat para agen atau distributor terbukti melakukan kecurangan terhadap gas elpiji 3 Kg. Dia meminta untuk memperkarakan keranah hukum.

Hal itu ia tegaskan, karena Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang telah mendapat informasi dan laporan tentang beredarnya dugaan kecurangan isi tabung gas elpigi 3 Kg yang tak sesuai takaran asli.

“Kita sudah terima laporan atau informasi bahwa adanya dugaan kecurangan dalam mengurangi takaran gas elpigi yang 3 Kg. dan ini sudah sampai pada komisi dua, jadi kita harus segera selesaikan ini sebelum menjelang kegiatan reses dewan,” ungkapnya.

“Kemaren memang Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menunda melakukan pengecekan karena terkendala peralatan,” tutur Simon Awantoko yang juga perwakilan fraksi dari Partai Golkar ketika dihubungi, Selasa (13/6) malam.

Simon mengaku, untuk melakukan pengecekan takaran gas elpigi 3 Kg harus menggunakan alat khusus. Untuk itu Disperindag Kota Tanjungpinang juga akan menggunakan alat yang dimiliki oleh Badan Metrologi Legal seperti Metrologi Industri.

Diketahui, Metrologi Industri adalah ilmu yang mempelajari pengukuran dimensi dan karakteristik geometrik suatu produk menggunakan alat ukur sehingga didapatkan hasil yang mendekati sebenarnya.

Sedangkan pengukuran adalah membandingkan suatu besaran yang belum diketahui dengan suatu besaran standar.

“Jika dalam hal ini Disperindag belum turun dalam menyelesaikannya, maka kita yang akan turun menyidaknya langsung karena ini menyangkut kebutuhan masyarakat luas, apalagi dengan kondisi bulan ramadhan kebutuhan dimana- mana mendesak,” tegasnya.

Dalam melakukan pengecekan atau sidak nantinya, kata Simon, jika ada ditemukan agen atau distributor yang ‘bermain’ mengurangi takaran gas elpigi 3 Kg. Simon meminta dalam hal ini Disperindag Tanjungpinang harus melakukan tindakan tegas.

“Kalau perlu pidanakan saja, saya himbau kepada seluruh penyalur dan distributor untuk mentaati aturan yang ada,” cetusnya.

Penulis: Beto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here