Gedung perpustakaan muhammad yusuf ahmadi (F. istimewa)

TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – -Perpustakaan Provinsi Kepulauan Riau selama bulan Ramadhan menurun drastis. Hal ini dikarenakan masa libur panjang sekolah dan kampus membuat banyak pelajar maupun warga enggan berkunjung ke perpustakaan Muhammad Yusuf Ahmadi, Tanjungpinang, (21/6/2017).

Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Hakim mengatakan, sejak bulan Ramadhan tingkat pengunjung berangsur-angsur berkurang secara signifikan.

“Sejak puasa itu pengunjung menurun, Sehari yang biasanya kita mencapai 200 sampai 310 pengunjung, sekarang cuma sekitar 20 sampai 50 an pengunjung tiap harinya. Jika pada bulan Mei, pengunjung kita berjumlah 5236 orang, kalau bulan Juni berjumlah 1733 orang, jika semalam pengunjung ada 53 orang kalau hari ini hanya 22 orang saja,” ungkapnya.

Kendati demikian, saat ini pihaknya terus
melakukan berbagai upaya dalam peningkatan antusias pengunjung diperpustakaan. Mulai menambah buku bacaan maupun melengkapi fasilitas jaringan internet.

“Intinya, kita terus melakukan terobosan untuk menarik minat baca masyarakat,” pungkasnya.

Bahkan ada juga pengunjung yang sengaja ngabuburit diperpustakaan untuk menunggu berbuka puasa.

“Saya sama teman sengaja menghabiskan waktu siang hari disini, Karena disini juga banyak koleksi buku dan ruang baca yang ber AC dan sembari menunggu jam berbuka,” ujar riko.

Ruang baca 

Diketahui, saat bulan Ramadhan perpustakaan buka dari hari Senin-sabtu pukul 08:00 – 15.00 Wib.

Abdul Majid selaku petugas pelayanan
Perpustakaan mengakui, telah membuat kegiatan untuk menarik minat pembaca masyarakat seperti melakukan kegiatan gebyar perpusatakaan.

“Gedung perpustakaan Muhammad Yusuf  Ahmadi yang sebelumnya merupakan gedung kantor Gubernur  Kepulauan Riau tersebut memiliki fasilitas yang lengkap seperti ruang baca yang eklusif, ruang cafe internet, ruang tempat anak bermain, ruang internet e-book, beserta wifi yang langsung dinikmatin pengunjung dan ruang studio yang bisa dipergunakan untuk berkegiatan secara gratis,
cukup hanya dengan menjaga kebersihan serta memiliki koleksi buku-buku sosial, pendidikan, kesehatan, sejarah, fiksi, agama dll,” katanya.

Abdul Majid menambahkan, jika masyarakat yang ingin meminjam buku hendaklah membuat lebih dahulu kartu anggota, dengan persyaratan fotocopi KTP dan pas foto. Minimal buku yang dipinjam berjumlah dua eksemplar dan diberikan batas waktu selama sepekan.

“Maksimal dua buku, batas waktu satu minggu, mudah-mudahan habis bulan puasa makin banyak lagi pengunjung dan kita memghimbau kepada masayarakat untuk dapat berkunjung keperpustakaan, karena di dalam perpustakaan terdapat segudang Ilmu,” tutupnya.

Penulis: Beto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here