TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – – Polres Tanjungpinang melaksanakan pembukaan Bazar Expo dalam rangka “Millenial Road Safety Festival 2019” di halaman Gedung Daerah Kota Tanjungpinang, Sabtu, (23/2).

Total Bazar Expo yang ikut sebanyak 64 stand, mereka menjajakan beraneka macam kopi, kuliner dan non kuliner.

Acara semakin seru dengan adanya kompetisi PUBG (Player Unknown Battle Ground) yang saat ini sedang booming di kalangan millennial, dengan peserta 400 orang dan langsung ditayangkan melalui video tron berukuran 250 inci.

Ada pula kontes modifikasi sepeda motor dengan mengedepankan kelengkapan dan keselamatan kendaraan yang diikuti 70 modifikator lokal dan juga luar kota seperti Bintan dan Batam, serta hiburan band dan lain sebagainya.

Menurut Kapolres Tanjungpinang, AKBP Ucok Lasdin Silalahi, acara ini akan berlangsung hingga Minggu (24/2).

Adapun agenda kegiatan besok, lanjutnya, yakni kegiatan jalan sehat gembira, senam kolosal, serta beragam atraksi Satuan Lalu lintas Polres Tanjungpinang.

“Acara akan dimulai pada pukul 06.00 WIB hingga selesai,” kata Ucok.

Tidak hanya itu, kegiatan ini juga akan dimeriahkan oleh kehadiran Band ternama Indonesia yaitu Cokelat Band, penyanyi Winda Idol, seniman putra daerah yang tergabung dalam grup Samudra Ensemble, OJI alumni Liga Dangdut Indonesia, dan dimeriahkan dengan DJ Max Performence.

“Ada doorprize menarik seperti sepeda, kulkas, tv, mesin cuci dan lain sebagainya dengan hadiah utama 1 unit sepeda motor,” tuturnya.

Ucok menjelaskan, kegiatan “Millennial Road Safety Festival 2019” dan Enterpreneur Expo Millennial ini merupakan agenda Polri yang diselenggarakan secara nasional di 34 Provinsi se Indonesia.

Tujuan kegiatan ini adalah dalam rangka mewujudkan generasi millenial cinta lalu-lintas menuju Indonesia gemilang serta memberdayakan generasi millenial mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban serta cinta lalu lintas (kamseltibcarlantas).

“Kami ingin¬†mewujudkan generasi milenial Tanjungpinang yang cinta lalu lintas,” ujarnya.

Selain itu, kata Ucok, kegiatan tersebut juga bertujuan menekan angka kecelakaan lalu lintas khususnya di kalangan milenial di Indonesia.

“Berdasar data tahun 2018 bahwa angka kecelakaan didominasi kaum millenial yang produktif dengan angka mencapai hampir 60%. Ini menjadi perhatian khusus bagi kita bersama untuk berusaha makismal menguranginya,” sebut Ucok.

(Mn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here