Muhammad Syahrial

TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – – Anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Muhammad Syahrial mengaku pihaknya di DPRD tidak dilibatkan dalam panitia seleksi (Pansel) penerimaan calon untuk tiga direksi di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tanjungpinang.

Padahal, dalam Perda Kota Tanjungpinang Nomor 4 tahun 2007 tentang BUMD Bab VI pasal 8 di poin 3 menyebutkan sebelum diangkat menjadi direksi BUMD seorang calon harus lulus tes uji kemampuan dan kelayakan yang dilaksanakan oleh Tim Independen yang ditetapkan oleh Keputusan Walikota.

Sedangkan dalam poin 4, Tim Independen sebagaimana yang dimaksud ayat 1, terdiri dari: 1 orang terdiri dari wakil dari pemerintah daerah, 1 orang dari unsur DPRD, 1 orang tenaga ahli yang memiliki pengalaman dalam bidang manajemen perusahaan atau ditentukan lain dalam peraturan perundang-undangan.

“Nyatanya kita di DPRD tidak dilibatkan atas perekrutan tersebut, tentunya kita minta dilibatkan juga sesuai yang termaktub didalam perda,” kata Iyai sapaan akrabnya, Kamis (09/05/2019).

Bahkan, Iyai menegaskan Pemko Tanjungpinang juga belum menyampaikan laporan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahun 2018.

“Masing-masing BUMD Tanjungpinang, sebagaimana diatur dalam Perda No. 7 tahun 2012, yang telah direvisi pada tahun 2017 yang mengatur dimana hasil RUPS wajib disampaikan kepada DPRD Kota Tanjungpinang,” tegasnya.

Sebelumnya dikabarkan, Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul juga berencana akan mengganti tiga pejabat direktur utama di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Tanjungpinang.

Tiga BUMD tersebut adalah, BPR Bestari, RSUD Tanjungpinang dan Direktur Utama PT. Tanjungpinang Makmur Bersama (PT. TMB).

“Ya, kita akan mengganti semua Direktur Utama di tiga BUMD yang kota punya,” kata Syahrul, Rabu (1/5/2019).

Bahkan Pansel calon tiga direksi dikabarkan telah dibentuk.

Hingga berita ini dinaikan, belum ada tanggapan dari Wali Kota dan pihak Pemko Tanjungpinang, terkait tidak dilibatkannya DPRD Tanjungpinang.

(Ak)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here