ANAMBAS, SIJORITODAY.com – Kasub PLN Letung Ridwan Kurniawan berharap dalam waktu dekat akan ada penambahan Mesin untuk PLN Letung, mengingat banyak calon pelanggan PLN yang hingga kini masih menunggu agar bisa dialiri Listrik PLN agar bisa melakukan aktifitas bisnisnya.

“Banyak Calon Pelanggan yang masuk dalam daftar tunggu, dan mereka merupakan pelanggan besar seperti Pabrik ES dan Pusat Wisata,” Tutur Ridwan Kurniawan kepada Sijoritoday.com, Minggu (29/09/19).

Kata Ridwan, saat ini hingga beberapa tahun kedepan Dua Kecamatan yakni Kecamatan Jemaja dan Kecamatan Jemaja Timur penduduknya akan terus bertambah, dengan bertambahnya penduduk di Dua Kecamatan Ini secara otomatis kebutuhan akan listrik akan semakin bertambah.

Lebih lanjut Dia menjelaskan bahwa pihaknya telah mengusulkan ke pusat untuk segera dilakukan Penambahan Mesin untuk PLN Letung.

“Saya berharap Pusat bisa membantu penambahan mesin untuk Letung, kalau bisa, Ya mesin yang berkapasitas 2 X 500 KW mengingat perkembangan letung ke depannya akan meningkat pesat. karena letung banyak Potensi dan bakal menjadi daerah maju. mesin yang ada saat ini tidak bisa mencukupi kebutuhan para pengusaha, hanya cukup untuk kebutuhan masyarakat sehari-hari saja,” Tambahnya.

Saat ini kata Ridwan, memang masih bisa mencukupi kebutuhan warga, tapi ketika ada Trouble satu mesin saja, maka akan mempengaruhi jaringan secara keseluruhan. Dengan adanya penambahan Mesin secara otomatis daya akan bertambah. Dan kebutuhan masyarakat biasa maupun Pengusaha akan terpenuhi.

“Untuk saat ini masih cukup. Cuman kalau ada satu saja mesin yang mengalami gangguan, tidak bisa lagi memenuhi kebutuhan Pelanggan, Karena daya banyak yang hilang, bisa sampai 450 KW (kilo wot), sementara pemakaian puncak secara keseluruhan di Jemaja dan Jemaja timur diperkirakan mencapai 750 KW. Yang ada sekarang kalau aktif semuanya sekitar 850-900 KW,” Jelasnya.

Dia menambahkan, Saat ini mesin mesti dinyalakan 2 sekaligus, jika tidak dialirkan secara serentak, maka harus dilakukan pemadaman secara bergilir.

“Dua mesin harus dihidupkan sekaligus, kalau hanya satu mesin tidak bisa mencukupi kebutuhan warga, karena puncak pemakaian masyarakat saat ini mencapai 750 KW sedangkan daya satu mesin hanya sekitar 450 KW,” Tambah Ridwan.

Saat ini Lanjut Ridwan, PLN Letung memiliki 4 Unit Mesin, namun yang 2 mengalami Trouble. Jadi saat ini yang beroperasi secara Kontinyiu cuma 2 unit.

“Kita ada 4 mesin dan yang berfungsi saat ini hanya 2 mesin saja, jika satu saja rusak terpaksa memakai sistem hidup mati secara bergilir. Jadi saya berharap ada penambahan Mesin yang lebih besar lagi dari PLN Pusat, sehingga bisa memenuhi kebutuhan masyarakat di Kepulauan Jemaja,” Harapnya.

Kepada awak media ini Ridwan juga menjelaskan bahwa saat ini ada dua mesin dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA), namun semenjak mesin itu datang hingga kini tidak pernah beroperasi.

“Ada ni mesin dari Pemda Anambas 2 (dua) biji, statusnya tidak jelas, jadi kita tidak berani pakai. Dayanya cuma 50 KW, dulu hanya rusak biasa, tapi karena sudah lama tidak dipakai akhirnya Jim (mati total). Kalau itu tidak pernah kita gunakan sama sekali, karena tidak ada serah terima dari pihak Pemda ke kami PLN,” Pungkasnya. (Bg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here