BATAM, SIJORITODAY.com — Operasi SAR terhadap Juandi Saragih (33), pria yang nekat melompat dari Jembatan I Barelang Batam tidak membuahkan hasil hingga hari ketujuh.
Kepala Seksi Operasional SAR Tanjungpinang, Eko Supriyanro, menyebut berdasarkan hasil Koordinasi Tim Rescue Pos SAR Batam bersama Unsur SAR, namun belum ada ditemukannya tanda-tanda korban.
“Maka berdasarkan kesepakatan Tim SAR Gabungan Operasi SAR di nyatakan selesai selanjutnya diusulkan untuk ditutup,” kata Eko Supriyanto, Senin.
Sebelumnya diketahui, Juandi Saragih nekat melompat ke laut dari atas Jembatan I Barelang, Senin (14/10) sekitar pukul 13.00 Wib.
Kemudian, Tim SAR gabungan langsung melakukan operasi terhadap korban, setelah menerima informasi dari Kasatpolair Polresta Barelang, AKP Samsurizal sekitar pukul 16.00 Wib.
Tim gabungan yang dilibatkan untuk mencari korban antara lain SAR Tanjungpinang, Pos SAR Batam, dan Sapol Air Polresta Barelang.
Adapun alat yang digunakan yaitu truck personil, satu set mopel, dua set alat selam serta peralatan pendukung lainnya.
Disinggung mengenai kronologi korban nekat melompat dari jembatan tersebut. Eko mengaku masih dalam tahap penggalian informasi.
“Masih diselidiki penyebab korban melompat dari jembatan itu,” ungkap Eko saat itu.