ROHIL, SIJORITODAY.com – – Jhony Charles, sosok dari generasi muda milenial ini ikut meramaikan bursa Bakal Calon Bupati dan Bakal Calon Wakil Bupati Rokan Hilir periode 2020 – 2025 mendatang.

Pria berkaca mata lulusan S2 dari Michigan University, salah satu universitas ternama di Amerika Serikat ini ikut hadir dalam menyampaikan visi dan misi yang di laksanakan oleh Partainya, Nasional Demokrat (Nasdem), bertempat di Gedung H. Misran Rais, jalan Utama Bagansiapiapi, Rokan Hilir, Riau, pada Kamis (31/10).

Putra asli Rokan Hilir ini menilai bahwa ekspektasi masyarakat hingga kini masih belum terpenuhi terkait kinerja pemerintah, seperti pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, pemberdayaan SDM serta kesejahteraan.

“Jika diberi amanah, saya salah satunya akan fokus meningkatkan SDM khususnya dunia pendidikan, yakni dengan mendirikan universitas. Perguruan Tinggi diharapkan selain berfungsi menghasilkan Sumber Daya Manusia berkualitas, berketrampilan dan berdaya saing tinggi juga agar mampu mengasah SDM generasi milenial untuk menggali potensi daerah, sebagai upaya menggerakkan perekonomian masyarakat,” ucap nya.

Ia menuturkan, dengan adanya universitas, mereka tidak harus melanjutkan kuliah, seperti ke Jakarta atau Medan, sehingga orang tua bisa menekan cost atau biaya kuliah anak mereka.

“Dengan luas wilayah Rokan Hilir 8.881 KM 2, bahkan lebih luas dari negara tetangga kita, Singapura, juga potensi kekayaan alam yang berlimpah, baik dari sumber hayati dan non hayati, sangat terbuka lebar untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Misalkan dengan joint venture ataupun penyertaan modal dengan perusahaan yang beroperasi di Rokan Hilir,” jelas nya.

Namun menurutnya, perubahan era pada suatu periode niscaya akan menguasai pasar dunia. Contoh pada gelombang pertama merupakan era pertanian. Artinya siapa yang menguasai pertanian akan menguasai dunia. Gelombang kedua era industri. Jadi siapa yang menguasai industri akan menguasai dunia. Sekarang ini sudah berada pada gelombang ketiga, yaitu gelombang informasi. Siapa yang menguasai informasi akan menguasai dunia.

“Apalagi pemerintah telah mulai meluncurkan strategi Making Indonesia 4.0 untuk menghadapi Revolusi Industri 4.0 yang sedang terjadi. Nah pertanyaannya bagaimana dengan anak-anak kita? Bagaimana menyiapkan mereka menghadapi zaman yang penuh perubahan tersebut? ,” tanyanya.

Penting menurut saya untuk memberdayakan anak muda milenial di Rohil yang mempunyai potensi dibidang IT agar diakomodir untuk berani menciptakan inovasi.
Sudah saatnya sejak dini anak-anak kita diperkenalkan dengan teknologi era teknologi informasi yang berbasis digital dan internet yang relevan dengan kemajuan zaman.

Dengan dikuasainya teknologi informasi yang berbasis digital dan internet, pelayanan kepada masyarakat sudah pasti lebih optimal. Salah satu keuntungan masyarakat adalah bisa mengakses informasi mengenai perkembangan politik, ekonomi, kinerja pemerintah dan mengakses pelayanan publik.

“Apalagi di masa sekarang dengan mobilitas masyarakat yang tinggi pemerintah juga semakin dituntut untuk mengarah ke pelayanan berbasis digital.  Seperti di rumah sakit dengan menggunakan sistem e-commerce, seluruh database pasien diinput dalam satu system untuk memudahkan pasien berobat di mana saja,” katanya.

Menurut Jhony dengan akses e-government perlu memanfaatkan media sosial sebagai jalur akses.

“Mengundang masyarakat berpartisipasi dalam bentuk aspirasi maupun pengawasan pembangunan. Dengan kesinambungan keterbukaan informasi publik, maka masyarakat akan percaya terhadap pemerintah yang terbuka,” ujar nya.

Penulis: Wira Hadi SI.Kom

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here