TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com — Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) melantik ketua dan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (Depidar) Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Soksi) XXXII Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) di Hotel CK Tanjungpinang pada Kamis (21/11). Ketua Daerah (DPD) II Partai Golkar Kota Tanjungpinang, Ade Angga dipercaya sebagai ketua Depidar Soksi Provinsi Kepri.

Kehadiran Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo ke Tanjungpinang selain melantik ketua dan pengurus organisasi yang berdiri pada 31 Mei 1961 itu juga menyampaikan pidato terkait empat pilar kebangsaan.

Dalam pidatonya, Bamsoet menyebutkan, bahwa Provinsi Kepri merupakan daerah yang daratannya kurang dari 10 persen dan pendapatan daerah tidak lebih dari Rp1,2 triliun per tahun sudah seharusnya menjadi perhatian pemerintah pusat. Pemerintah Pusat bersama Komisi II DPR RI tengah menuntaskan rancangan Undang-undang Provinsi Kepulauan untuk percepatan pembangunan.

Selain itu, kata Bamsoet, Provinsi Kepri juga merupakan daerah perbatasan langsung dengan negara tetangga. Selain itu, Indonesia sebagai pasar narkoba dan Kepri yang tertetak di wilayah perbatasan sebagai pintu masuk narkoba sudah bekerjasama dengan Badan Nasional Narkotika (BNN) dalam pencegahan dan penanganan bahaya penyalahgunaan narkoba.

“Kita harus mensosialisasikan kepada masyarakat jenis-jenis dari narkoba itu agar dapat dikenali dan dijauhi,” ujarnya.

Bamsoet juga mengakui bahwa Kepri merupakan salah satu pintu masuk Indonesia yang dinilai rawan, terutama aksi penyelundupan narkoba sehingga perlu adanya pengawasan dari pihak terkait. Namun itu sudah diketahui dan dilakukan pendekatan-pendekatan dengan bandar besar yang saat ini sudah ditangkap.

“Termasuk bekerjasama dengan pihak internasional agar peredaran narkoba di Indonesia bisa dicegah,” tegasnya.

Mantan Ketua DPR RI ini juga berharap kepada pengurus Depidar Soksi Provinsi Kepri yang didominasi oleh pemuda dan baru saja dilantik serta dikukuhkan juga bisa berperan dalam memerangi narkoba itu. “Ini musuhnya kita bersama, mari perangi dan lawan secara bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Depidar Soksi XXXII Kepri, Ade Angga mengatakan, sejumlah pengurus yang dilantik tersebut didominasi anak-anak muda yang presentasi politisinya hanya sedikit. Selain itu, Soksi Provinsi Kepri juga diisi oleh mayoritas dari pengusaha, Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bersama-sama berhimpun menjadikan Soksi sebagai wadah menyampaikan ide dan gagasan kepada Pemerintah Provinsi Kepri.

“Sebagai anak muda, tidak akan lahir secara ide dan gagasan tanpa terlibat dalam pembangunan yang ada di Kepri,” tegasnya.

Ade yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang berkomitmen, setelah pelantikan itu mereka akan bekerja secara mandiri dan profesional dan tidak bergantung pada pihak manapun dalam rangka menjalankan roda kepengurusan.

“Kami yakin dengan mayoritas pengurus yang diisi anak muda, secara bersama kita bisa memberi masukan dan kontribusi positif pada Pemprov Kepri,” pungkasnya.

Pada acara pelantikan Depidar Soksi Provinsi Kepri tersebut, dihadiri Plt Gubernur Kepri, Isdianto, tokoh pemuda, masyarakat dan FKPD Provinsi Kepri.

(Mn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here