TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – – Vihara Dharma Sasana yang dibangun pada abad 18 masa Yang di-Pertuan Muda Riau II yakni, Daeng Celak tahun 1728-1748 memiliki daya tarik serta keunikan tersendiri bagi pengunjung. Tak ayal, ribuan warga silih berganti datang ke Vihara Dharma Sasana untuk beribadah saat perayaan Tahun Baru imlek.

Warga sudah datang ke vihara yang berusia 300 tahun ini untuk berdoa. Mayoritas mereka datang dari Tanjungpinang Kota dan Bintan.

Dari pusat kota menuju vihara memerlukan waktu selama 30 menit, kalau jalur laut ditempuh sekitar 5-7 menit.

Salah seorang Pengurus Vihara Dharma Sasana, mengatakan vihara dibuka secara umum setiap Imlek. Bagi warga Tionghoa, mereka datang bahkan sejak tengah malam untuk berdoa. Jumlah yang datang, bisa sampai ribuan orang.

Sementara, Acui warga Senggarang mengaku setiap tahun rutin sembahyang Imlek di vihara tersebut, alasan yang paling logis karena dekat dengan rumahnya.

“Tiap tahun ada ribuan umat Tionghoa melakukan ibadah Imlek di sini. Tak hanya warga Senggarang, tapi juga Tanjungpinang,” sebut Acui.

Selain Acui, Ayong, warga Jalan Pos, Tanjungpinang ini juga sengaja memboyong istri dan kedua anaknya menyeberang menaiki pompong ke Senggarang demi melaksanakan ibadah Imlek.

“Vihara di sini sangat nyaman dan sejuk. Tahun lalu saya dan keluarga sembahyang Imlek di Vihara Bahtra Sasana di Jalan Merdeka, Tanjungpinang ,” ujar Ayong. (Mn)

Editor: Taufik

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here