TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – Pembatasan jarak fisik (Physical Distancing) yang dianjurkan pemerintah diduga tidak dijalankan di kapal feri Batam – Tanjungpinang. Baik di pengaturan tempat duduk di dalam kapal dan juga disaat antrian turun.

“Tentunya sungguh disayangkan social distance tidak dijalankan didalam kapal, padahal salah satu protokol kesehatan dalam melakukan aktifitas, ditambahkan lagi maklumat Kapolri itu jelas,” ujar salah satu penumpang tujuan Batam-Tanjungpinang yang namanya tidak mau disebutkan.

Ia merasa kaget ketika social distancing diberlakukan diruang tunggu. Namun, didalam kapal tersebut justru tidak berlaku.

“Meski ini tranportasi yang juga dibutuhkan masyarakat, akan tetapi protokol kesehatan harusnya dijalankan, buat apa kursi ruang tunggu social distance di berlakukan, sementara dikursi kapal tidak,” kata salah satu penumpang kapal itu kepada Sijoritoday.com, Jumat (10/4).

Ia pun berharap pihak kapal ada itikad baik untuk bersama-sama mencegah penularan virus corona ini.

“Tentunya kita berharap pihak kapal ada itikad baik untuk bersama-sama mencegah penularan corona, salah satu caranya dengan mengikuti protokol kesehatan yakni Jaga Jarak (Social Distance),” harapnya.

Sementara, KSOP Seksi Keselamatan Belayar, A. Marta Wilaya mengatakan KSOP telah melakukan social distance, namun didalam kapal masyarakat kurang sadar akan hal tersebut.

“Kami sudah melakukan social distance dalam antrian jarak masuk, maupun tempat ruang tunggu, tapi masyarakat kadang kurang menyadari sendiri akan hal ini,” ujarnya.

“Di dalam kapal sudah diberitahukan tetap jaga jarak duduknya, tapi didalam kapal itu ada yang duduk tidak mau terpisah dari satu keluarganya contohnya dari anaknya, jadi kami tidak bisa juga mau berdebat,” tutupnya.

Penulis: Ilham

1 KOMENTAR

  1. Mana ada perusahaan yg mau rugi,,,,kapal nya bawa penumpang sedikit !!????
    Klo bisa sebanyak banyaknya penumpang di bawa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here