Ist

ANAMBAS,SIJORITODAY.com — Sidang Paripurna DPRD Anambas dan Bupati Anambas menyampaikan terkait struktur keuangan daerah tahun anggaran 2019 target yang harus didapatkan, pendapatan Kabupaten Kepulauan Anambas sebesar Rp. 1,211 Triliun dimana direalisasikan sebesar Rp. 1,121 Triliun atau 92,56 persen yang realisasikan dari target.

Rapat tersebut di hadiri oleh Wan Zuhendra Wakil Bupati Anambas, Syamsil Umri Wakil Ketua I DPRD Kepulauan Anambas beserta delapan Anggota DPRD dan Forkompinda Kepulauan Anambas, rapat tersebut berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Anambas, Kamis(30/4/2020).

Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris mengatakan, pada tahun 2019 Dana Perimbangan ditargetkan sebesar Rp 1,060 Triliun, sedangkan yang terealisasikan Rp 985,05 milyar.

“Itu berarti sudah 92,92 persen dari target yang ada,” ujarnya.

Disebutkannya lagi, untuk komponen dana bagi hasil pajak/ Bagi Hasil Bukan Pajak(SDA) yang semula ditargetkan sebesar Rp 490,64 milyar, yang terealisasikan Rp 415,91 milyar yang berarti 84,77 persen dari target yang ditetapkan.

“Untuk realisasi Dana Alokasi Umum melebihi target yang telah ditetapkan, yang semula ditargetkan sebesar Rp 385,76 milyar dan terealisasi sebesar Rp.388,40 milyar atau 100,69 persen,” ujarnya.

Sedangkan Penerimaan Dana Alokasi Khusus (DAK) ditargetkan sebesar Rp 183,73 milyar terealisasi sebesar Rp.180,73 milyar atau 98,37 persen.

“Lain-Lain Pendapatan Daerah yang Sah yang berasal dari Pendapatan Hibah, Dana Bagi Hasil Pajak dari Provinsi dan Pemerintah Daerah Lainnya, Dana Penyesuaian/Otonomi Khusus, dan Bantuan Keuangan dari Provinsi atau Pemerintah Daerah Lainnya dengan target sebesar Rp 108,25 milyar dan terealisasi sebesar Rp 99,59 milyar atau 92 persen,” ucapnya.

Disebutkannya lagi, untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditargetkan sebesar Rp 42,97 milyar, terealisasi sebesar Rp 36,59 milyar atau 85,17 persen. Pendapatan Asli Daerah (PAD) murni dari Pajak Daerah ditetapkan sebesar Rp 19,15 milyar terealisasi sebesar Rp 16,95 milyar atau 88,50 persen. Sedangkan Retribusi Daerah ditargetkan sebesar Rp 5,04 milyar terealisasi sebesar Rp 4,99 milyar atau 99,24 persen.

“Sedangkan Hasil Pengelolaan Daerah yang dipisahkan ditetapkan sebesar Rp 1,93 milyar terealisasi sebesar Rp 1,45 milyar atau 75,04 persen. Untuk Lain-lain PAD yang Sah ditargetkan sebesar Rp 16,84 milyar terealisasi sebesar Rp 13,19 milyar atau 78,33 persen,”tutupnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here