Tim kesehatan hewan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bintan mengecek kesehatan ayam disalah satu peternakan diwilayah Bintan Timur, Rabu (13/5). Foto IST

BINTAN,SIJORITODAY.com – – Produksi telur ayam hingga saat ini masih stabil, dalam sehari beberapa peternakan yang ada diwilayah Bintan mampu menghasilkan 206.000 butir telur/hari.

Anggota Tim Satgas Pangan Polres Bintan AKP Agus Hasanuddin menyampaikan, produksi telur dari peternakan memang cukup memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Bintan.

“Kita sudah swasembada untuk telur. Beberapa daerah memang dipasok dari Bintan,” ujar Agus.

Tak hanya telur, produksi daging ayam juga diklaim aman hingga lebaran Idul Fitri 1441 H.

Saat ini, ada 78.000 ekor ayam pedaging yang siap panen dengan bobot rata-rata 1 hingga 1,5 Kg. “Setiap tahun, produksi daging ayan kita mencapai 702 ton,” sebutnya.

Jika produksi telur dan daging dari unggas jenis ayam ini aman, lantas bagaimana kondisi kesehatan unggas tersebut.

Untuk memastikannya, tim kesehatan hewan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bintan sudah sepekan terakhir rutin ke peternakan yang ada diwilayah Bintan.

Hal ini demi menjamin kesehatan unggas agar layak dikonsumsi masyarakat. drh Iwan Berri mengatakan, pemeriksaan klinis yang sudah dilakukan di Toapaya, Gunung Kijang, Bintan Timur dan Teluk Bintan, belum ditemukan ada penyakit unggas yang berbahaya.

“Kejadian kematian ayam dalam skala besar dan kejadian ayam mati mendadak juga tidak kami temukan,” ungkapnya.

Upaya pengecekan kesehatan unggas akan terua dipantau, sebelum ayam dipanen apalagi jelang lebaran permintaan daging ayam akan meningkat drastis. (Btn)

Editor : Ambok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here