TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com –
Mengantongi nomor urut, ketiga pasangan calon (paslon) Pilkada Provinsi Kepri mengaku puas karena menilai semua nomor itu pada dasarnya baik.

Bahkan, mereka sudah memiliki makna khusus untuk nomor urut yang didapatkan tersebut.

Paslon nomor urut 3 Ansar Ahmad-Marlin Agustina (AMAN) melansir bahwa nomor tersebut, sesuai dengan visi dan misi mereka dalam memimpin Provinsi Kepri di masa mendatang.

Menurut Ansar, angka 3 dalam tradisi Islam berkonotasi baik dan sunnah. Yakni mengandung penyempurnaan dalam perbuatan.

Bahkan, dalam tradisi China, angka 3 juga dipandang sebagai angka yang bagus karena ia mewakili “kehidupan”. Secara fonetik dalam bahasa Canton, tiga menyerupai sang, yang berarti hidup.

Selain itu, kata Ansar, angka 3 juga berarti “kelahiran”. The moon frog dalam tradisi China memiliki 3 kaki, yang berarti kelahiran kembali dalam urusan keberuntungan, kekayaan dan kemakmuran.

Disamping itu juga, Ansar menambahkan, di dalam perspektif nasionalisme Indonesia, angka tiga memiliki makna pemersatu. Seperti yang tercantum dalam Pancasila, sila ketiga adalah Persatuan Indonesia.

“Memiliki maksud mengutamakan persatuan atau kerukunan bagi seluruh warga yang mempunyai perbedaan agama, suku, bahasa, dan budaya. Sehingga tetap satu atau disebut dengan Bhineka Tunggal Ika,” ujar mantan Bupati Bintan dua periode ini.

Lanjut Ansar lagi, selain pemersatu, angka tiga juga bermakna sebagai perekat dan simbol persahabatan.

“Pilkada ini bukan sekadar mencari lawan atau musuh-musuhan karena pada dasarnya mimpi kita sama untuk membangun Provinsi Kepulauan Riau,” pungkasnya.

Penulis: Taufik. K

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here