
BATAM,SIJORITODAY.com – Anggota Komisi IV DPRD Kepulauan Riau, Sirajudin Nur meminta agar Pemda dan Kemenag memperhatikan kualitas dan kesejahteraan guru Raudhatul Athfal (RA) di Kepri.
Itu ia sampaikan dalam temu dialog bersama Pengurus Wilayah Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Provinsi Kepri dan Batam di Asrama Haji Batam, Senin (22/8/2022).
Selain Pengurus Wilayah IGRA, temu dialog juga dihadiri Kepala Kanwil Kemenag Kota Batam, Zulkarnain serta 350 guru RA.
“Guru RA sangat strategis membina anak-anak kita untuk bertumbuh dan berkembang dengan kecerdasan emosional yang berbudi pekerti luhur dan cinta agama dan tanah air. Jadi sudah wajar kualitas dan kesejahteraannya diperhatikan,” katanya, Senin (22/8/2022).
Sirajudin menjelaskan, peningkatan kualitas guru RA dapat dilakukan dengan pelatihan dan workshop yang diselenggarakan secara berkala dan berkelanjutan sesuai Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas).
Dalam pelatihan, Kemenag bisa menggandeng Pemkab/Pemko untuk menganggarkan dana hibah baik pemenuhan sarana prasarana maupun biaya pelatihan.
“Walaupun Lembaga Pendidikan RA ini berada di bawah Kementerian Agama, namun Pemda dibenarkan untuk ikut mendukung melalui progam hibah daerah, baik dukungan sarana prasarana maupun dukungan peningkatan kapasitas SDM guru,” jelasnya.
Sirajudin menambahkan, Kemenag juga perlu memastikan kesejahteraan para guru dengan memantau besaran upah di tiap Lembaga Pendidikan RA.
Ia menerangkan, upah yang layak akan memotivasi guru untuk meningkatkan kualitas mengajar.
Selain itu, guru dan tenaga kependidikan di Lembaga Pendidikan RA juga harus mendapatkan jaminan sosial berupa BPJS Ketenagakerjaan.
“Para guru akan bersemangat mengajar di sekolah jika mendapat upah yang layak dan BPJS Ketenagakerjaan,” tambahnya. (*)
Editor: Nuel







































