
ANAMBAS,SIJORITODAY.com – Wakil Bupati Anambas, Wan Zuhendra beserta rombongan melaksanakan salat fardhu dan sunnah di Desa Genting Pulur, Jum’at (14/3/2023).
Rombongan Wabup disambut langsung oleh Kades Genting Pulur, Bambang Asmara.
Di hadapan Wan Zuhendra, Bambang menyampaikan empat keluhan warga yang selama ini belum mendapatkan solusi dari pemerintah.
“Sudah lama saya menunggu mulai dari Bupati, Wakil Bupati dan DPRD agar bisa hadir di musrenbang namun bapak-bapak tidak bisa hadir jadi saya tidak bisa menyampaikan aspirasi secara langsung,” katanya.
Bambang menuturkan, warga meminta agar Pemkab Anambas merevitalisasi jembatan RT 2 yang sudah terancam roboh.
Ada juga usulan agar Pemkab Anambas membangun pelabuhan di Desa Genting Pulur.
“Jika ada anggaran lebih mohon lah dibantu untuk pembangunan masjid kami, karena dalam saja bagus namun jika hujan masjid ini basah dan bocor,” tuturnya.
Terakhir, Bambang meminta agar Wabup Wan Zuhendra memperjuangkan nasib nelayan Desa Genting Pulur mengakses BBM solar subsidi.
Bambang menjelaskan, ada diskriminasi dalam penyaluran solar. Diketahui, 100 ton solar yang masuk ke Pulau Jemaja tidak terdistribusi secara merata.
“Ada yang dapat belasan ton, Ada yang dapat satu ton lebih, seperti Desa Genting Pulur hanya dapat 2,5 ton dan tidak merata pembagiannya,” jelasnya.
Ia pun meminta Wabup Wan Zuhendra memerintahkan Disperindag menambah kuota solar untuk Desa Genting Pulur.
Selain itu, perlu juga tindakan tegas terhadap oknum-oknum yang mempermainkan distribusi solar subsidi.
“Nelayan saya dizolimi, karena dalam hal ini kami punya hak dan saya akan perjuangkan nasib warga dan nelayan saya, jadi tolong bapak Wakil Bupati bisa sampai kepada pihak terkait, sudah-sudah lah bermain minyak ini,” tegasnya.
Sementara itu, Wan menjelaskan bahwa kunjungannya ke Desa Genting Pulur untuk bersilaturahmi dengan warga.
Ia berjanji akan mengupayakan revitalisasi masjid untuk bisa direalisasikan di tahun mendatang.
“Saya atas nama pribadi dan pemerintah daerah meminta maaf, apabila ada hal yang tidak berkenan selama bergaul baik itu urusan pemerintah maupun pribadi,” tambahnya.
Penulis: Ndi
Editor: Nuel






































