GM Pelindo Regional 1 Cabang Tanjungpinang, Darwis saat konferensi pers di Pelabuhan Sri Bintan Pura, Tanjungpinang, Senin (24/7/2023). F:Sijoritoday.com/ Immanuel Patar Mangaraja Aruan

TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – PT. Pelindo Regional I Cabang Tanjungpinang menunda kenaikan tarif pass masuk Pelabuhan Sri Bintan Pura yang semula direncanakan pada 1 Agustus 2023.

GM Pelindo Cabang Tanjungpinang, Darwis mengatakan, penundaan itu merupakan keputusan Pelindo pusat.

“Pelindo pusat mempertimbangkan dan langsung mengkaji dan membuat keputusan untuk menunda sementara waktu penyesuaian tarif pass,” katanya, Rabu (26/7/2023).

Darwis menuturkan, Pelindo selalu berkomitmen meningkatkan pelayanan di Pelabuhan Sri Bintan Pura.

Ia pun mengapresiasi warga Tanjungpinang dan stakeholder terkait yang aktif memberikan masukan dalam penguatan pelayanan pelabuhan.

“Pelindo selalu berkomitmen meningkatkan pelayanan dari waktu ke waktu di Pelabuhan Sri Bintan Pura,” ucapnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi II DPRD Kepri, Wahyu Wahyudin mengecam kenaikan tarif pas Pelabuhan SBP.

Menurutnya, Pelindo seharusnya fokus membenahi fasilitas dan layanan kepelabuhan.

Setelah fasilitas dan layanan prima, barulah Pelindo membahas rencana kenaikan tarif. Itupun harus melalui kajian yang matang dan melewati uji publik.

Politisi PKS itu pun meminta Pelindo harus menunda kenaikan tarif pas masuk pelabuhan hingga perekonomian masyarakat betul-betul pulih.

“Pelindo benahi dulu atap dermaga dan toiletnya yang bau pesing itu, parkirannya pun tidak tertata, ruangan panas. Kalau sudah diperbaiki, barulah bicara kenaikan tarif,” tegasnya.

Bukan hanya Wahyu, Anggota Komisi II DPRD Kepri, Rudy Chua juga menegaskan tidak setuju dengan rencana kenaikan tarif pass pelabuhan.

Politisi Hanura itu menuturkan, peningkatan kualitas pelayanan tidak bisa menjadi acuan, apalagi fasilitas di Pelabuhan SBP belum memadai.

“Jelas saya tidak setuju dengan rencana kenaikan itu,” tegasnya.

Bukan hanya DPRD Kepri, penolakan juga datang dari Gubernur Ansar Ahmad. Bahkan, Ansar berkirim surat ke Pelindo pusat.

Ansar berharap PT. Pelindo dapat mempertimbangkan keadaan ekonomi masyarakat yang saat ini masih dalam masa pemulihan.

“Kita minta agar rencana kenaikan tarif tersebut bisa ditunda terlebih dahulu sampai batas waktu yang belum ditentukan. Sebab kenaikan ini akan menambah beban perekonomian masyarakat yang baru saja mau pulih akibat pandemi,” pintanya.

Penulis: Nuel

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here