Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Heribertus Ompusunggu dalam konferensi pers pengungkapan TPPO di Mapolresta Tanjungpinang, Jum'at (4/8/2023). F:Sijoritoday.com/ Immanuel Patar Mangaraja Aruan

TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Polresta Tanjungpinang bersama Imigrasi Kelas I Tanjungpinang menangkap WT (19) dan MG (21) pelaku Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Keduanya ditangkap saat hendak berangkat ke Malaysia melalui Pelabuhan Sri Bintan Pura, Selasa (1/8/2023) lalu.

Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Heribertus Ompusunggu mengatakan, selain para pelaku, polisi juga mengamankan tiga korban berinisial APC (18), AF (21) dan DCS (19)

Polisi juga mengamankan, lima paspor korban dan pelaku, 10 unit handphone, buku rekening pelaku, uang tunai Rp1,4 juta, US$ 500, serta 3.300 ringgit Malaysia.

“Saat itu keberangkatan di reschedule pada hari Selasa. Imigrasi langsung berkordinasi ke kita untuk melakukan penyelidikan,” katanya, Jumat (4/8/2023).

Kedua pelaku berperan mengantarkan para korban ke Kamboja. Bahkan, WT dan MG disuruh menyiapkan kebutuhan para korban, oleh otak pelaku yang ada di Kamboja.

“Biaya tersangka ke Kamboja senilai Rp. 28 juta. Untuk beli handphone, mata uang asing hingga tiket. Semuanya dibiayai oleh otak pelaku yang ada di Kamboja,” sebut Kapolresta.

Para korban, kata Kombes Heribertus, dijanjikan akan diberi gaji senilai Rp39 juta per 6 bulan, ditambah bonus senilai Rp7 juta. Nantinya, gaji korban akan di potong untuk membayar biaya pengurusan.

Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Tanjungpinang, AKP Mohamad Darma Ardiyaniki mengatakan bahwa otak pelaku yang ada di Kamboja merupakan warga negara Indonesia (WNI).

“Intinya mereka (korban) mau bekerja sebagai admin slot judi online di Kamboja,” pungkasnya.

Para pelaku dijerat Pasal 10 UU 21 Tahun 2007, tentang pemberantasan TPPO. Pasal 81 junto Pasal 69 UU 18 tahun 2017, dan Pasal 83 junto Pasal 68 UU 18 tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia.

Penulis: Nuel

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here