Ketua TP-PKK Provinsi Riau, Suti Mulyati Edy saat mengunjungi Posyandu Dendang Syair Bunda, Selasa (6/2/2024). F:Sijoritoday.com/Superleni

PEKANBARU,SIJORITODAY.com – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Riau, Suti Mulyati Edy mengunjungi Posyandu Dendang Syair Bunda, Selasa (6/2/2024).

Di Posyandu Dendang Syair, Suti memberikan edukasi kepada remaja perempuan penting agar mereka tau pada usia berapa mereka boleh menikah.

Dikatakannya, pada umur dibawah 17 tahun, perempuan remaja rentan menderita anemia dan dapat berpengaruh pada bayi yang dikandungnya.

“Bukan tidak boleh menikah muda, tapi faktor risiko banyak terjadi. Dia harus mengetahui mengenai kondisi organ dan kesehatan sendiri. Kalau masih 17 tahun sangat rentan sekali, banyak mereka menderita anemia dan berpengaruh nantinya pada bayi,” katanya.

Suti melanjutkan, ibu dengan anemia atau sel darah merah rendah pada tubuh dapat mengakibatkan risiko stunting pada anak. Oleh sebab itu, edukasi pada perempuan yang akan menikah khususnya remaja puteri sangatlah penting.

“Kalau calon ibu tidak tahu kondisi yang harus diperhatikan, akan menciptakan stunting,” ujarnya.

Selain edukasi untuk remaja puteri, edukasi untuk ibu hamil juga sama pentingnya. Suti menuturkan, unsur resiko stunting pada anak masih bisa dicegah jika diperbaiki dalam waktu 1.000 hari kehidupan atau 2 tahun setelah dilahirkan.

Selain itu, ia juga mengingatkan para ibu yang memiliki bayi atau balita untuk rajin ke posyandu sehingga saat terdeteksi resiko stunting, hal tersebut dapat segera dicegah.

“Rajin periksa ke posyandu, anak-anaknya juga. Sehingga saat terdeteksi putra putri kita berisiko stunting bisa kita cegah,” tuturnya.

Suti pun menyarankan agar para calon ibu nantinya memberi asupan air susu ibu (ASI) eksklusif pada bayinya.

“Kalau sudah lahir kasih ASI ekslusif selama enam bulan, itu cukup. Setelah itu baru dikasih makanan tambahan,” ucapnya.

Penulis: Superleni
Editor: Nuel

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here