Foto : sito2

BATAM, SIJORITODAY.com– – KRI Sigorut-864 TNI Angkatan Laut berhasil mengamankan MV Sunrise Glory yang diduga mengangkut sebanyak 1,2 ton narkotika jenis sabu di perairan Selat Philips, Singapura berbatasan dengan perairan Batam pada Rabu (8/2/).

Wakil Kepala Staf Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Achmad Taufiqoerrochman mengungkapkan, kapal yang telah beberapa kali berganti nama dan bendera ini, diduga kuat telah berhasil menyelundupkan sekitar 1,5 ton sabu di Australia namun tidak terdeteksi aparat setempat.

“Satu ton (sabu,red) sudah diturunkan di Australia, tapi tidak terdeteksi otoritas setempat,” ujar Achmad saat konferensi pers dengan media di pelabuhan Lanal Batam, Sabtu sore tadi (10/2/2018).

Dikatakan Wakasal total sabu yang diangkut MV Sunrice Glory sebanyak 3 ton. Kapal dengan ciri-ciri mirip MV Sunrise Glory yang dinahkodai warga negara berkebangsaan Taiwan berserta 3 ABK berinisial Alf, Aca, Cch dan Cct telah menjadi target operasi TNI AL, BNN serta pihak Imigrasi.

1,2 ton sabu yang dikemas dalam 41 karung bekas itu menurut Achmad rencananya juga akan dibawa ke Australia melalui perairan Indonesia.

Penangkapan MV Sunrise Glory berawal ketika KRI Sigorut-864 yang sedang berpatroli di perairan perbatasan mencurigai kapal menggunakan bendera Singapura, tapi berlayar di perairan Indonesia.

Saat dilakukan pemeriksaan diketahui seluruh dokumen kapal hanya dalam bentuk fotocopy dan pejabat yang menandatangani dokumen-dokumen kapal tersebut adalah pejabat yang menjabat pada tahun 2014.
KRI Sigorut-864 kemudian mengiring MV Sunrise Glory menuju pelabuhan Baru Ampar untuk melakukan pemeriksaan lebih detail. Pemeriksaan juga melibatkan anjing pelacak K9 milik Bea dan Cukai.

Penulis : sito-2

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here