TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com– Seperti diketahui, cagub-cawagub Ansar Ahmad dan Marlin Agustina terlebih dulu mendaftar ke KPU sebelum menunaikan salat Jumat. Usai mendeklarasikan kedua paslon di lapangan Pamedan kota Tanjungpinang, H. Ansar Ahmad menuju pulau Penyengat.

Dimana Pulau ini menjadi salah satu kebanggaan Tanjungpinang karena kaya situs bersejarah peninggalan Kerajaan Riau Lingga.

Setibanya di dermaga Pulau Penyengat, masyarakat menyambut dengan hangat. Tak hanya itu, Ansar pun diminta untuk menjadi khatib saat shalat Jum’at di Masjid Sultan Riau berdiri sejak 1832 yang didominasi warna kuning aksen hijau.

Dalam khatib Jumatnya, H. Ansar Ahmad mengajak umat muslim mengedepankan sikap rendah hati dan menolong.

Ansar sedikit menceritakan tentang seorang sopir taksi muslim di Rusia yang setiap minggu menolong seorang nenek tua pergi ke sebuah gereja untuk ibadah.

Tapi setiap selesai mengantar nenek tersebut, sang sopir taksi selalu menolak untuk dibayar. Sopir taksi itu selalu bilang bahwa kewajiban seorang muslim itu salah satunya harus membantu para orang tua dan mereka-mereka yang lemah dan perlu pertolongan.

Sikapnya itu kemudian menjadi pembicaraan masyarakat di Rusia yang mempengaruhi perkembangat umat muslim di negeri Beruang Merah tersebut.

“Sikap rendah hati dan suka menolong adalah sebuah sikap mulia bagi umat muslim. Mari jadikan sikap ini sebagai sebuah sandaran dalam habluminannas dan habluminallah,” kata Ansar Ahmad dalam khotbahnya.

Dikatakan Ansar, sebagai umat yang taat atas apa yang diperintahkan Allah SWT. Menurut Ansar, setiap muslim harus memandang semua insan adalah sama. Kata kunci sebagai pembeda adalah nilai ketaqwaan seseorang dalam menjalankan nilai nilai ajaran Islam.

“Mari kita pupuk kehidupan dengan nilai-nilai positif. Nilai-nilai positif membentuk jiwa setiap insan untuk bersinergi menuju aman dunia dan akhirat,” tutup Ansar dalam khotbahnya. (*)

Editor: Taufik. K

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here