KARIMUN, SIJORITODAY.com – Bupati Karimun akan memberikan sanksi bagi siapa saja yang tidak disiplin mematuhi protokoler kesehatan.

Dikatakan H. Aunur Rafiq, sanksi melanggar protokoler kesehat di Kabupaten Karimun ini tertuang dalam Peraturan Bupati Karimun, provinsi Kepulauan Riau Nomor 49 Tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokoler kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Corona Virus Deseasi 2019.

“Alhamdulillah, Peraturan ini telah disahkan oleh teman teman kita di DPR tadi” ungkap H. Aunur Rafiq, Kamis ( 10/9/2020 ) petang.

Dalam peraturan tersebut, djelaskan Bupati Karimun, bagi perorangan yang melanggar penerapan protokol kesehatan akan dikenai sanksi yang pertama teguran secara lisan maupun tertulis, kemudian yang kedua kerja sosial membersihkan fasilitas umum atau area publik selama 60 menit atau denda administratif sebesar Rp. 50.000,-.

Bagi pelaku usaha, pengelola, penyelenggara, atau penanggungjawab tempat, dan fasilitas umum juga akan diberikan teguran lisan dan tertulis, kedua penghentian sementara operasional usaha selama 3 hari atau denda administratif untuk pelanggaran kedua dengan besaran denda Rp. 500.000,- hingga Rp. 2.000.000,-.

“Dana denda administratif dibayar secara tunai ke Kas Daerah”, sebut Bupati Karimun.

Pelaksanaan penerapan sanksi dilakukan Satpol PP melibatkan perangkat Daerah, TNI/Polri dan Instansi terkait lainnya, imbuh H. Aunur Rafiq. (Sunar)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here