5 crew kapal JHF 5138 T berbendera Malaysia yang diamankan di PPLP Tanjunguban, Senin (5/10) kemarin. Foto IST

BINTAN,SIJORITODAY.com – – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kementrian Perhubungan mengamankan sebuah kapal trowl JHF 5138 T berbendera Malaysia yang memasuki batas perairan Indonesia tepatnya perairan Berakit Bintan, Kepri, Senin (5/10) kemarin.

Kepala Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PPLP) Kelas II Tanjung Uban Capt. Handry Sulfian menjelaskan saat pihaknya sedang melaksanakan patroli keselamatan pelayaran dengan menggunakan Kapal Patroli KN. Kalimasadha-P.115, pihaknya mendeteksi dan mencurigai salah satu objek kapal bernama JHF 5183 T yang memasuki perairan Indonesia.

“Kami mencurigai sebuah kapal dan segera melakukan kontak radio dengan kapal tersebut, namun tidak mendapat respon,” ujar Capt. Handry, Selasa (6/10).

Setelah itu, kata Dia, tim boarding officer segera melakukan pemeriksaan terhadap kapal tersebut dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Dari hasil pemeriksaan ternyata kapal nelayan tersebut melakukan ilegal fishing di wilayah perairan Indonesia.

“Kami juga melakukan koordinasi dengan Kepala Pangkalan PSDKP (Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan) Batam yang rencananya akan diserah terima kan dan kapal tersebut di AD-HOCK ke Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Uban,” kata Dia.

Kata dia, seluruh crew berjumlah 5 orang, diantaranya 1 orang WNI sebagai nakhoda dan 4 orang crew WNA yang berasal dari Malaysia.

“Selanjutnya diperiksa oleh Karantina Kesehatan Pelabuhan Tanjung Uban dengan sesuai dengan protokol kesehatan,” ucap Capt. Handry. (Btn)

Editor : Akok

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here