Ilustrasi predator anak (Industry)

TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – Polres Tanjungpinang menangkap seorang pelaku predator anak berinisial H alias A setelah menerima laporan dari dua korban tindak asusila.

Pelaku diamankan di Jalan MT Haryono, Kilometer 3, Tanjungpinang, Rabu (15/12/2021).

Saat ini pria yang bekerja serabutan itu tengah ditahan pihak kepolisian guna proses hukum lebih lanjut.

Kaur Bin Ops (KBO) Satreskrim Polres Tanjungpinang, Iptu Gayuh Pambudhi Utomo mengungkapkan, pelaku mengaku telah melakukan perbuatan asusila sebanyak 10 kali kepada anak-anak, dua korban diantaranya telah membuat laporan ke pihak kepolisian Polres Tanjungpinang dan satu lainnya di Polsek Bukit Bestari.

“Berdasarkan LP dari 2 orang korban, dimana keduanya merupakan anak perempuan berusia sekitar 6 sampai 7 tahun, setelah diamankan pelaku mengakui telah melakukan tindakan seperti itu diluar dari dua laporan sebelumnya,” katanya, Jum’at (17/12/2021).

Diketahui, pelaku melacarkan aksinya di 7 lokasi berbeda, masing-masing TKP terdapat 1 orang korban. Tapi ada juga satu TKP yang lebih dari satu korban yaitu di daerah pemuda.

Lebih lanjut dikatakan, dari 10 korban tiga diantaranya merupakan anak laki-laki. Pelaku melancarkan aksinya dengan modus mengajak korbannya berjalan-jalan.

“Contohnya salah satu korban yang ingin membeli token listrik, pelaku berkata kepada korban akan mengantarkan korban, namun korban diajak berkeliling kemudian berhenti ditempat yang kosong, dan disanalah pelaku melakukan tindakan tersebut,” terangnya.

Diakhir Iptu Gayuh mengimbau masyarakat yang menjadi korban asusila oleh pelaku untuk melapor ke kepolisian.

Atas perbuatannya, pelaku terancam Pasal 82 ayat 1 Undang-Undang 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Kapolres Tanjungpinang AKBP Fernando meminta masyarakat mewaspadai predator anak dan mengawasi anaknya saat bepergian.

“Jadi karena anak-anak dibiarkan lepas di jalan kemudian di bawa pelaku, kemudian dilakukan tindak asusila dan tindakan yang tidak di inginkan oleh pelaku, hal ini perlu diantisipasi dengan pewasan dari orang tua khususnya seprti kegiatan vaksinasi seperti ini,” imbaunya.

(Mis)
Editor: Nuel

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here