TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Wali Kota Tanjungpinang, Hj Rahma menyarankan agar Pasar KUD ditutup. Pasca runtuhnya sebagian lantai bangunan pasar ikan tersebut.
Seperti di ketahui, lantai pasar tersebut runtuh, Minggu (20/2) malam. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Di perkirakan sekitar 16 lapak tidak bisa berjualan pasca kejadian tersebut.
Direktur BUMD Kota Tanjungpinang Irwandi mengatakan, para pedagang mayoritas menjual ikan laut tersebut akan di relokasi ke Pasar Baru II.
“Wali Kota meminta menutup demi keselamatan. Rencananya di relokasi di Pasar Baru II,” ungkap Irwandi, Senin (21/2).
Rencannya, relokasi akan di laksanakan besok, Selasa (22/2). Mereka akan menempati posisi meja yang kosong
“Akan di tempatkan di lapak lapak yang kosong. Ini kan darurat ya kami harap pedagang tidak mempermasalahkan. Kan ada namanya pasar kering dan pasar basah,” ujarnya.
Dikatakannya, kondisi lantai pasar sudah tidak layak. Bila di gunakan, cukup beresiko.
“Memang pasar KUD itu sudah lama ya puluhan tahun. Ini harus di relokasi dulu lah. Pedagang sudah memindahkan barang-barang nya. Terpenting keselamatan kawan-kawan pedagang,” paparnya.
Irwandi menuturkan, saat ini belum bisa memperbaiki karena dananya belum ada.
“Kalo perbaikan bukan berat tetap kita prioritaskan. Kondisi di lapangan lantainya tidak di ikat dengan besi. Perbaikan belum ada karna biayanya miliaran rupiah.” tuturnya. (Helen)
Editor : Desi
Baca Juga : Lantai Pasar KUD Tanjungpinang Roboh










































