Luki Zaiman, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kepulauan Riau. F:Sijoritoday.com/Diskominfo Kepri

TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Kepulauan Riau melaporkan sebanyak 142,50 ribu jiwa penduduk Kepri masuk kategori miskin.

Jumlah ini berkurang 6,4 ribu jiwa atau 6,03 persen jika dibandingkan dengan September 2022 yang sebanyak 148,89 ribu jiwa.

Dengan presentase 5,69 persen, Kepri menempati posisi keenam dengan jumlah penduduk miskin paling sedikit.

Angka tersebut juga jauh dibawah angka rata-rata kemiskinan nasional yang 9,36 persen.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kepri, Luki Zaiman Prawira mengatakan, penurunan kemiskinan merupakan hasil kerja keras Pemprov Kepri dan kabupaten/kota beserta seluruh stakeholder di Kepri.

“Pemprov Kepri bersama seluruh pemerintah kabupaten/kota terus berupaya maksimal melalui berbagai program dan kegiatan supaya angka kemiskinan bisa terus ditekan,” katanya, Jum’at, (28/7/2023).

Selain itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Februari 2023 turun menjadi 7,61 persen dibanding Agustus 2022 yang sebesar 8,23 persen.

Luki menuturkan, untuk menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran, Pemprov Kepri mencanangkan program operasi pasar murah, pemberian insentif, GNPIP, subsidi bunga pinjaman nol persen untuk UMKM, dan percepatan belanja pemerintah.

Selain itu, Pemprov Kepri juga terus mendorong daya beli masyarakat melalui berbagai program bantuan sosial.

“Sekarang kita pemerintah daerah salah satu fokusnya menangani pengangguran ini dengan meningkatkan kemampuan SDM masyarakat Kepri melalui pendidikan vokasi dan juga peningkatan kualitas balai pelatihan kerja yang kita punya,” tambahnya.

Penulis: Nuel

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here