Kapolsek Gunung Kijang AKP Satri dalam agenda Jum'at Curhat di Pujasera Desa Toapaya Selatan, Jum'at (28/7) pagi. Foto oleh Sijoritoday.com/oxy

BINTAN,SIJORITODAY.com – – Ketua Rt/Rw se-Desa Toapaya Selatan meluapkan curahan hati (curhat) kepada polisi saat agenda Jum’at Curhat yang digelar Polsek Gunung Kijang di Pujasera Desa Toapaya Selatan, Jum’at (28/7) pagi.

Mereka mengeluh karena sering dipanggil polisi saat terjadi peristiwa pidana. Mereka berharap, kepolisian memahami beban kerja Rt/Rw yang amat kompleks.

Menjawab hal itu, Kapolsek Gunung Kijang AKP Satri Putra menjelaskan, pemanggilan Rt/Rw dalam setiap peristiwa pidana merupakan upaya kepolisian dalam menyelidiki sebuah kasus.

Sebab kata dia, Rt/Rw merupakan posisi terdepan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. “Karena yang mengetahui kondisi masyarakat itu yang Pak Rt Pak Rw,” kata Satri.

Kepolisian ditegaskannya, tidak sembarang dalam melakukan penyelidikan. Pemanggilan Rt/Rw hanya untuk memperjelaskan sebuah peristiwa. Satri memahami, posisi Rt/Rw dengan beban kerja maksimal tentunya bukanlah pekerjaan mudah.

“Bukan kerja 12 jam, tapi 24 jam Pak Rt/Rw bekerja. Kita paham betul, kita memanggil hanya untuk memintai keterangan, karena Pak Rt/Rw yang memahami betul kondisi di masyarakat,” terangnya.

Satri menyinggung beberapa persoalan yang disampaikan saat Jum’at Curhat, akan menjadi catatan kepolisian. Terutama masalah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Satri mengimbau kepada Rt/Rw dan masyarakat agar tetap waspada.

“Apalagi dengan kondisi cuaca saat ini, mari sama-sama kita jaga lingkungan kita,” pesannya. (oxy)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here